Rusunawa ASN di Ambon Siap Huni

Rusunawa ASN di Ambon Siap Huni

SHNet, AMBON – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meresmikan Rumah Susun Sewa Aparatur Sipil Negara (ASN) bagi penerintah kota melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan di Desa Nania, Kecamatan Teluk Ambon, Maluku.

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Khalawi Abdul Hamid menjelaskan Rusun merupakan salah satu Penerapan program sejuta rumah yang telah dicanangkan Presiden Joko Widodo sejak 2015. Salah satunya adalah pembangunan Rumah susun untuk Aparatur Sipil Negara (ASN). Saat ini rumah susun sudah di modifikasi mengikuti perkembangan jaman atau menyerupai apartemen dengan berbagai fasilitas meubelair lengkap seperti tempat tidur, meja makan, sofa dan lemari.

Khalawi berpesan agar rusunawa ini dijaga dan dirawat dengan baik, sehingga dapat bermanfaat bagi ASN di Kota Ambon. “Saya berharap dengan adanya rusunawa ini dapat segera dihuni serta memberikan semangat positif bagi para ASN Kota Ambon dalam bekerja dan produktivitasnya selalu meningkat,” ucap khalawi, Selasa (13/8) lalu.

“Terimakasih banyak kepada Kementerian PUPR melalui penyediaan karena telah membantu pemerintah kota dan pegawai negeri kota ambon dalam menyediakan sebuah fasilitas yang sangat amat representatif ini adalah sebuah kebijakan yg sangat positif di kota ambon. Hunian vertikal sangat cocok sekali untuk ambon ke depan, mengingat terbatasnya lahan yang ada. Ungkap Walikota Ambon Richard Louhenapessy  saat memberikan sambutan.

Rumah Susun ASN Kota Ambon di Desa Nania terletak di Kec. Baguala, Kota Ambon. Dengan memakan biaya sebesar 17M dari anggaran tahun 2018 oleh Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Maluku. Rusunawa 4 Lantai dengan tipe 36 ini memiliki jumlah 58 unit dan mampu menampung 232 Jiwa.

Sebagai informasi Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan juga sudah melakukan Pembangunan Rumah Susun Mahasiswa IAKN ( EX STAKPN ) di Desa Halong Atas dengan spesifikasi tipe 24 terdiri dari 3 Lantai sebanyak 54 Unit dan berkapasitas 216 Jiwa dengan anggaran Rp. 14 M pada tahun 2016.

Tahun 2018 pembangunan rumah susun Mahasiswa STKIP Gotong Royong di Desa Haruru di Kab. Maluku Tenggah dengan anggaran Rp.8.257.901 M spesifikasi 3 Lantai, 37 Unit dengan Kapasitas 148 Jiwa dan memiliki Type 24. Serta pembangunan Rumah  Susun ASN di Kota Piru Kab. Seram Bagian Barat anggaran Rp. 15.226.720 M dengan spesifikasi tipe 36 terdiri dari 2 lantai sebanyak 42 Unit, Kapasitas 168 Jiwa.

Pembangunan rusunawa bertujuan untuk menyediakan hunian layak bagi masyarakat  berpenghasilan rendah (MBR), ASN, Nelayan, Santri, dan mahasiswa. (RR)