Desa Srimulyo Kenalkan One Dusun, One Product

Desa Srimulyo Kenalkan One Dusun, One Product

SHNet, Jakarta – Desa Srimulyo terletak di Kecamatan Piyungan, Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Desa ini lolos untuk ikut menjadi peserta Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Regional Tahun 2019. Provinsi DIY mengunggulkan Desa Srimulyo ini untuk ikut Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Regional Tahun 2019 karena 22 dusun di desa ini wajib menghasilkan satu produk unggulan. Istilahnya, one dusun one product.

Desa yang berdiri tahun 1946 ini punya total pendapatan yakni 5,9 miliar rupiah di tahun 2017 dan meningkat menjadi Rp7,1 miliar setahun berikutnya. Dari jumlah total tersebut, Rp3,5 miliar merupakan Pendapatan Asli Desa (PADes) mereka di tahun 2018 dan 2,9 miliar disumbang dari Hasil Usaha Desa.

“Potensi yang kita miliki, sumber daya alamnya cukup variatif artinya kami kaya sumber daya alamnya, SDM cukup bisa menjajikan karena dominasi pendidikannya masuk kategori sejahtera, sementara potensi kelembagaab lengkap beserta sarana dan prasarana penunjang. Pamong desa kami dari 42 pamong semuanya sarjana bahkan dari jumlah tersebut ada 2 yang lulusan S2,” kata Kepala Desa Srimulyo, Wajiran.

Di bidang pelayanan, Srimulyo sudah membangun sistem pelayanan satu pintu, ada antrian digital, ada SOP pelayanan yang dilengkapi dengan sarana pojok bermain anak, pojok laktasi, pojok baca, jalur difabel, jalur evakuasi dan monitor CCTV. Untuk menunjang desa digital, desa ini telah membangun berbagai aplikasi antara lain Open-SID yang ditujukan untuk pelayanan umum, e-Lastri sebuah aplikasi untuk pelayanan administrasi tanpa harus mengantri serta e-Sambat yang merupakan saluran aspirasi masyarakat terhadap lingkungannya. Belum cukup dengan itu semua desa yang memiliki luas 1456,8 ha tersebut masih

punya aplikasi andalan lainnya, seperti AURAT yakni aplikasi untuk manajemen surat, SIGAP (SIG-Pertanahan) serta e-NGATINI yang dapat memberikan info peringatan banjir. Plus beberapa aplikasi sistem informasi manajemen untuk monografi serta pamong desa dan tidak ketinggalan situs resmi mereka. (Ina)