Desa Lonthoir, Penghasil Pala Terbaik Sejagat

Desa Lonthoir, Penghasil Pala Terbaik Sejagat

Pala

SHNet – Belanda dan Portugis datang jauh dari negara mereka. Mengarungi samudera terluas yang ada di bumi. Mereka mencari pala terbaik sejagat. Adanya di Banda, Maluku Tengah. Tepatnya di Desa Lonthoir.

Belanda dan Portugis merebut desa kecil itu. Nun indah dan cantik pulaunya. Belanda jaya dan  berhasil membangun Benteng Belgica, 1642. Benteng itu menandai tempat pusat rempah-rempah yang paling dicari manusia manapun zaman itu.

Namun, letusan Gunung Api Banda, Gunapus, meratakan symbol kekuasaan VOC tersebut tahun 1770-an. Benteng Belgica atau Benteng Hollandia hanya menyisakan puing dan kepingan-kepingan yang tercerai-berai. Desa Lonthoir di mana Belanda membangun Front Lonthoir luluh lantak karena letusan itu. Tanaman pala hangus, gosong. Tetapi perlahan-lahan, Kebun Pala Lonthoir bangkit. Roma dan pesona pala desa kecil itu tetap mempengaruhi gemah rempah dunia hingga kini.

Pohon Pala (ist)

Desa Lonthoir berada di Pulau Banda Besar di dereten Kepulauan Banda. Di gugusan kepuluan ini ada  Pulau Banda Neira, Banda Besar, Gunung Api, Rhun, Ay, Nailaka, Syahrir, dan Hatta. Nah, Pulau Banda Besar yang paling luas. Selain tanaman pala, di sini kaya akan kayu manis, kenari, cengkeh.

Buah pala memiliki banyak manfaat dan khasiat. Daging buah pala biasanya dibuat manisan, sirup, atau selai dengan aroma harum dan cita rasa asamnya yang khas. Sementara biji pala yang sudah dikeringkan, bisa dihaluskan untuk digunakan sebagai bumbu masak dan minyak astiri. Fuli atau bunga pala banyak dijadikan bumbu masakan dan campuran kosmetik.

Sementara bagi kesehatan, manfaat pala antara lain untuk meningkatkan kesehatan otak karena mengandung senyawa myristicin dan macelignan. Ia juga memiliki kandungan mentol yang berfungsi mengurangi rasa sakit, nyeri luka, dan peradangan kronis.

Jika Anda memiliki masalah pada pencernaan, pala bisa menjadi alternative pengobatan. Serat pala dapat merangsang proses pencernaan dengan mendorong gerakan peristaltik pada otot polos usus. Hal ini memudahkan cairan lambung dan usus bekerja dengan baik yang memperlancar pencernaan makanan dalam perut. Mengkonsumsi makanan yang mengandung pala juga bisa mengatasi masalah insomnia. Tentu masih banyak juga manfaat lainnya.

Penduduk Desa Lonthoir dari dulu hingga saat ini tetap setia menjadi petani pala. Pala menjadi komoditi andalan Maluku. Sayangnya, harga pala selalu naik turun, meski saingan atas komoditi ini tidaklah banyak. Berbeda dengan cengkeh, kayu manis yang di daerah lain juga mudah tumbuh dengan subur.

Menjemur biji pala (ist)

Lagipula, dulu masyarakat Banda biasa memanen pala hingga berton-ton. Sekarang, kondisinya sudah berubah. Bahkan dibuat agar sistem tanamnya bergilir agar produksinya tidak menumpuk pada bulan-bulan tertentu saja.

Menanam pala memang gampang-gampang susah. Ia harus ditanam berdampingan dengan tanaman pelindung lainnya. Biasanya yang dijadikan pohon pelindung ada pohon kenari. Pala tidak tahan jika terkena sinar matahari cukup lama atau mendapat pasokan air yang banyak.

Keberadaan pohon pelindung seperti pohon kenari, pohon kayu manis dan pohon cengkeh membuat pala dari Desa Lonthoir berbeda secara citra rasa dengan dari daerah lain. Aromanya khas dan unik. Hal itulah yang membuatnya jadi pala terbaik sejagat. (inno)