Bhayangkara U-20 Bukukan Satu Poin Di Kandang Persija

Bhayangkara U-20 Bukukan Satu Poin Di Kandang Persija

DICIPTAKAN - Tiga gol The Young Guardian diciptakan masing-masing oleh Amanar Abdilah (25'), Kevin Vembriarto (28' p) dan Ichwan Tuharea (67'). Pelatih Bhayangkara U-20, Supriyanto mengaku bersyukur atas raihan satu poin dalam pertandingan ini. (Dok/SHNet)

SHNet, JAKARTA – Bhayangkara U-20 menahan imbang tuan rumah Persija Jakarta U-20 dengan skor 3-3, dalam lanjutan pertandingan Grup A Elite Pro Academy Liga I U-20 di Lapangan National Youth Training Center, Sawangan, Kamis (8/8) pagi.

Tiga gol The Young Guardian diciptakan masing-masing oleh Amanar Abdilah (25′), Kevin Vembriarto (28′ p) dan Ichwan Tuharea (67′). Pelatih Bhayangkara U-20, Supriyanto mengaku bersyukur atas raihan satu poin dalam pertandingan ini.

“Kami sangat bersyukur dapat mencuri satu poin di kandang Persija. Pertandingan ini benar-benar sangat seru dan menegangkan,” katanya usai pertandingan. Supriyanto juga menyoroti pemainnya yang gagal menjaga keunggulan.

“Memang sangat disayangkan setelah sempat unggul 3-1 tapi gagal dipertahankan. Tiga gol Persija tercipta dari bola-bola mati. Ini jadi bahan evaluasi kami agar di pertandingan berikutnya lebih baik lagi,” paparnya. 
Lebih jauh Supriyanto menuturkan, jika tingginya tensi pertandingan dan faktor cuaca membuat dua kartu merah keluar untuk Fauzan Rifandi (Bhayangkara U-20) dan Hamra Hehanusa (Persija U-20).

“Tensi pertandingan memang sangat tinggi, ditambah cuaca yang panas, sehingga anak-anak gampang emosi. Tapi semua masih dalam tahap wajar, kita akan perbaiki ke depannya,” pungkas Supriyanto. Manajer Bhayangkara U-20 Heru Pujihartono, tetap mengapresiasi penampilan The Young Guardian meski gagal menang dari The Young Tigers.

“Yang pertama saya sangat bersyukur kami bisa mencuri poin. Anak-anak bermain seperti yang pelatih inginkan, semangat juangnya sangat terlihat sekali. Kegagalan mempertahankan keunggulan ini akan menjadi evaluasi tim pelatih,” tuturnya. 

“Saya berharap anak-anak juga tetap menjaga semangat dan meningkatkan ritme permainan, sehingga kita bisa lolos dari babak grup,” tutupnya. 
Sementara itu pelatih Persija Jakarta U-20, Washiyatul Akmal menyoroti padatnya jadwal pertandingan hingga pemainnya kelelahan.

“Pertandingan ini sangat bergengsi, kami tahu bahwa Bhayangkara adalah tim yang sangat bagus dan mereka sudah mengantisipasi permainan kami. Hanya jadwal yang terlalu padat membuat pemain kami kurang maksimal,” ujar Akmal. Pada penampilannya di Elite Pro Academy Liga 1 U-20 ini Bhayangkara U-20 FC didukung oleh Swissbel-Hotel Intermark Serpong dan Oval. (Nonnie Rering)