Amankan Mahasiswa Unjuk Rasa di Cianjur, Petugas Polisi Hangus Terbakar

Amankan Mahasiswa Unjuk Rasa di Cianjur, Petugas Polisi Hangus Terbakar

AKSI - Suasana aksi unjuk rasa mahasiswa di depan Pendopo Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (15/8). (Ist)

SHNet, CIANJUR – Sungguh malang nasib tiga orang petugas kepolisian yang terbakar saat menjalankan tugas pengamanan di depan Pendopo Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (15/8) siang.

Berawal dari aksi unjuk rasa digelar DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cianjur, PC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cianjur, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Cianjur, Cianjur Intelectual Foundation (CIF), Himpunan Mahasiswa Tjiandjur (Himat), Ikatan Mahasiswa Muhammadiah (IMM) Cianjur, dan PD Hima Persis Cianjur. 

Dari video yang beredar, peristiwa terbakarnya ketiga petugas kepolisian yang juga sedang menjalani tugas mengamankan aksi unjuk rasa itu, berawal saat mahasiswa yang sedang menggelar unjuk rasa membakar ban. Anggota polisi berusaha memadamkan api yang membakar ban bekas tersebut.

Tiba-tiba, seorang oknum menyiramkan bensin yang disimpan dalam plastik dan mengenai tubuh Aiptu Erwin. Saat itu, kedua rekan Aiptu Erwin, Bripda Yudi Muslim dan Bride FA Simbolon sontak berusaha menolong rekannya. Tapi, kedua rekan Aiptu Erwin ini justru ikut terbakar karena api menyambar begitu cepan. Ketiganya tampak kepanasan dan kesakitan sampai berguling-guling di aspal sambil berteriak kesakitan.

Aiptu Erwin mendapat luka bakar yang paling serius dibanding kedua rekannya yang berusaha menolong dirinya. Menurut Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Trunoyudo Wisnu Andiko, kedua petugas yang berusaha menolong Aiptu Erwin adalah anggota Sat Sahara Polres Cianjur.

“Saat ini para korban sudah ditangani tim dokter di Rumah Sakit Sartika Sari. Kita sedang menunggu hasilnya seperti apa nanti, apakah perlu dirujuk ke RS Polri Kramat Jati. Yang pasti semua masih dalam penyelidikan, terutama soal pelemparan ban hingga terbakar dengan bensin itu,” jelas Trunoyudo sembari menyayangkan aksi oknum yang melakukan pelemparan ban bakar dengan bensin itu. (Nonnie Rering)