10 Kabupaten/Kota Ajukan Proposal untuk BBR

10 Kabupaten/Kota Ajukan Proposal untuk BBR

Kasubdit Pemulihan dan Reintegrasi Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial, Johni Pasonda. (SHNet/stevani elisabeth)

SHNet, Jakarta- Sekarang ini ada 10 Kabupaten/Kota yang sudah mengajukan proposal ke Kementerian Sosial (Kemensos) untuk mendapatkan bantuan Bahan Bangunan Rumah (BBR).

Kasubdit Pemulihan dan Reintegrasi Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial, Johni Pasonda menjelaskan, 10 Kabupaten/Kota yang telah mengajukan proposal antara lain Ende (NTT), Kota Palembang, Banyuasin (Sumatera Selatan), Tanjung Jabang Timur dan Tanjung Jabang Barat (Jambi), Kutaikertanegara, Samarinda (Kalimantan Timur), Kota Banjarmasin (Kalimantan Selatan), Bima (NTB), Kota Sibolga (Sumatera Utara), Buton dan Lampung Tengah.

“Yang sudah ditindaklanjuti adalah Sibolga, Bima dan Kutaikertanegara,” ujar Johni kepada SHNet, kemarin.

Ia menambahkan, dari assesment yang diajukan akan dilihat kembali apakah rumah yang rusak itu milik sendiri atau sewa.

Menurutnya, bantuan BBR yang diberikan berupa uang non tunai. Besarnya bantuan BBR juga beragam. Untuk rumah yang rusak berat diberikan bantuan sebesar Rp 25 juta, rusak sedang Rp 10 juta dan rusak ringan Rp 5 juta.

“Bantuan BBR ini sifatnya stimulan karena bisa saja ada bantuan BBR dari provinsi maupun kabupaten,” ujarnya.

Johni mengatakan, bila jumlah rumah yang rusak 1-10 unit, maka bantuan diberikan oleh pemerintah Kabupaten. Jumlah yang rusak 1-30 unit, bantuan diberikan oleh pemerintah Provinsi. Di atas 30 unit rumah yang rusak, bantuan diberikan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos). (Stevani Elisabeth)