Yayasan InterStudi Lihat Peluang Emas Di Ajang MXGP

Yayasan InterStudi Lihat Peluang Emas Di Ajang MXGP

MENJALIN - Guntur F. Prisanto, Head of Partnership and Entrepreneurship Yayasan InterStudi, mengatakan kalau keinginan yayasan InterStudi menjalin kerja sama dengan Lightning Production adalah karena ajang MXGP ini punya daya tarik tersendiri. (Dok: Helsyan)

SHNet, JAKARTA – Ajang balap MXGP yang baru saja digelar di Semarang, akhir pekan kemarin, meninggalkan kesan tersendiri bagi sejumlah pihak. Selain penonton yang terpuaskan melihat aksi menarik yang disajikan para pembalap international, beberapa pihak juga merasa bangga karena bisa menjalin kerja sama dengan Lightning Production selaku penyelenggara pentas balap motor akbar ini.

Sebut saja Yayasan InterStudi Jakarta yang juga ikut ambil bagian menjalin kemitraan dengan Lightning Production dalam hal sponsor Jersey. Logo besar InterStudi tampak melekat manis dan serasi pada body motor dan jersey dari ketiga pembalap FMX (Freestyle Motokros): Alastair James Sayer (Afrika Selatan), William Van Den Putte (Belgia), dan Mark Dwight Phillips (Kanada).

Guntur F. Prisanto, Head of Partnership and Entrepreneurship Yayasan InterStudi, yang berbincang dengan SHNet, Selasa (16/7) mengatakan kalau keinginan yayasan InterStudi menjalin kerja sama dengan Lightning Production adalah karena ajang MXGP ini pun punya daya tarik tersendiri.

Salah satu pembalap memakai jersey InterStudi beraksi di lintasan MXGP. (Dok: Helsyan)

“Saya melihat kemitraan InterStudi dengan pihak Lightning Production sebagai peluang emas yang harus bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Dari Ajang MXGP ini sisi pariwisata bisa diangkat. Tak hanya itu, sosialisasi event olahraga juga merupakan peluang untuk mempromosikan sebuah daerah atau lokasi tempat penyelenggara, juga promosi semangat sportivitas dan kompetisi di kalangan mahasiswa,” kata Guntur, dosen bergelar Doktor yang sehari-harinya mengajar ilmu filsafat dan Etika Komuniasi ini.

Guntur juga mengatakan kalau ajang MXGP ini sangat membanggakan bagi Indonesia. Apalagi Sirkuit di Semarang ini merupakan salah satu sirkuit MXGP terbaik di dunia. Tentu saja, ini sekaligus juga jadi promosi bagi Semarang untuk para pembalap manca negara itu.


“Kami juga ikut gembira karena pembalap internasional yang mengenakan jersey InterStudi, Tanel Leok dari Estonia, juga masuk dalam 10 besar ajang balap motor bergengsi ini,” tutup Guntur. (Nonnie Rering)