Lightning Production Bikin Gebrakan Gandeng InterStudi Jakarta Di MXGP

Lightning Production Bikin Gebrakan Gandeng InterStudi Jakarta Di MXGP

TAMPIL - Aksi salah satu pembalap yang tampil di ajang MXGP Semarang akhir pekan lalu benar-benar membuat penonton berdecak kagum. (Dok: Helsyan)

SHNet, JAKARTA – Olahraga itu universal. Semua aktivitasnya yang mengundang decak kagum kerap mampu mendebarkan jiwa. Tak cuma itu. Pun sanggup mendorong puluhan ribu warga betah berlama-lama menyaksikan sebuah event dengen penuh rasa gembira dan sorak-sorai.


Itu pula kesan yang ditinggalkan dari ajang MXGP of Asia di Semarang, 12-14 Juli 2019 yang diramaikan sejumlah pembalap profesional seperti Alastair James Sayer dari Afrika Selatan, Mark Dwight Pillips dari Kanada, atau pun William Van Den Putte dari Belgia.

Diperkirakan pengunjung yang hadir untuk menyaksikan langsung atraksi-atraksi menakjubkan dari para pembalap Internasional ini mencapai angka 100 ribu pada ajang motokros yang disiarkan ke 140 negara ini.

Acara ini digelar sebagai hasil kerja sama Youthstream (pemilik Lisensi MXGP), Pemerintah Kota Semarang, IMI (Ikatan Motor Indonesia) dan Lightning Production. Lightning Production sendiri dikenal sebagai event organizer kelas atas di Indonesia untuk balap motor. 

Salah satu mitra penyelenggara adalah kampus InterStudi Jakarta. Logo kampus yang di dalamnya ada Sekolah Tinggi Komunikasi, Sekolah Tinggi Desain dan Akademi Sekretaris ini terlihat menyolok pada jersey yang dikenakan para pembalap bertaraf internasional di sana.

Mahrani, dari Lightning Production, sudah Malang melintang di Dunia EO Motokros sejak 2005 mengatakan pihaknya sebagai penyelenggara, mengundang InterStudi untuk bermitra, tak lepas dari keinginan untuk mensosialisasikan olahraga motor di kalangan kampus dan millenial. (Dok: Helsyan)

Mahrani, dari Lightning Production, mengatakan bahwa pihaknya sebagai penyelenggara, mengundang InterStudi untuk bermitra. Ini tak lepas dari keinginannya untuk mensosialisasikan olahraga motor ini di kalangan kampus dan millenial. 

“Guna mempromosikan pariwisata Indonesia di mata dunia, ada dua hal yang jadi andalan. Pertama keindahan alam dan kedua adalah event olahraga. Untuk itu kami menggandeng pihak kampus terlibat dalam ajang bergengsi bertaraf internasional ini,” kata Mahrani yang juga mahasiswi InterStudi Jakarta saat berbincang dengen SHNet, Selasa (17/7).

Guntur F. Prisanto, Head of Partnership and Entrepreneurship Yayasan InterStudi, mengatakan kalau kemitraan yang ditawarkan oleh Lightning Production adalah peluang emas.

“Dalam pandangan saya, sosialisasi event olahraga adalah peluang untuk mempromosikan semangat sportivitas dan kompetisi di kalangan mahasiswa. Apalagi ajang motokros ini tentunya sangat digemari anak-anak muda,” jelas Guntur yang merupakan dosen Ilmu Filsafat dan Etika Komunikasi di Kampus InterStudi Jakarta. (Nonnie Rering)