Cegah Konflik dengan Program Keserasian Sosial

Cegah Konflik dengan Program Keserasian Sosial

Gebyar Harmoni Kebangsaan. (Dok. Kemensos)

SHNet, Jakarta- Kementerian Sosial RI memiliki program Keserasian Sosial yang bertujuan untuk mencegah terjadinya konflik sosial.

Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Nurul Farijati menjelaskan, pemerintah memiliki program Keserasian Sosial. Program tersebut bertujuan mencegah terjadinya konflik sosial dengan melibatkan masyarakat melalui Forum Keserasian Sosial.

Selain itu, untuk menciptakan suatu tatanan kehidupan sosial yang serasi dan harmonis dilandasi oleh nilai dasar kebersamaan, toleransi, saling menghargai dan menghormati, sehingga dapat membangun, memantapkan dan mengembangkan serta memelihara kembali kehidupan bersama di antara anggota masyarakat.

Bentuk kegiatan keserasian sosial berupa kegiatan fisik maupun non fisik dengan melibatkan unsur masyarakat.

Program tersebut baru dapat diwujudkan dalam bentuk kegiatan fisik seperti pembuatan sarana jalan kampung, rehabilitasi sarana ibadah, pembuatan lapangan olahraga, rehabilitasi saluran air lingkungan, pengadaan air bersih, pembuatan sarana penerangan lingkungan dan pembuatan tugu keserasian sosial.

Nurul mengatakan, pelaksanaan program ini tidak selalu mulus. Kegiatan yang didanai oleh Kementerian Sosial itu tak jarang disalahgunakan oleh oknum tertentu.

“Saya ingin menceritakan sedikit kasus bagaimana bantuan keserasian sosial yang harusnya menyelesaikan atau mencegah terjadinya konflik, malah berujung pada ketidakharmonisan sosial pada tingkat pengelolanya. Saya tidak perlu menyebutkan daerahnya,” kata Nurul.

Pada proses perencanaan, kata Nurul, seluruh tim pelaksana program di daerah tersebut sangat kompak. Situasi jauh berbeda setelah dana penyelenggaraan program dicairkan, seperti saling curiga dan tidak mau menerima masukan dari berbagai pihak yang terlibat.

“Intinya, para pengelola bantuan ini sudah tidak serasi, tidak harmonis,” ucap Nurul.

Dia tak ingin kejadian tersebut terulang atau dilakukan oleh daerah lain. Sebab, keberhasilan program Keserasian Sosial terwujud berkat kekompakan para penyelenggara.

“Keserasian Sosial tingkat Desa dapat terwujud apabila para pengelola bantuan dapat juga mewujudkan keharmonisan sosial dalam melaksanakannya,” kata Nurul. (Stevani Elisabeth)