Diperlukan Kerja Keras, Untuk Memperkuat Kelembagaan Tingkat Desa

Diperlukan Kerja Keras, Untuk Memperkuat Kelembagaan Tingkat Desa

SHNet, Jakarta – Direktur Fasilitasi Pengembangan Kapasitas Aparatur Desa Kemendagri, Drs Imran M.Si,M.A menjelaskan bahwa saat ini masih diperlukan kerja keras untuk memperkuat kelembagaan di tingkat desa.

Tidak itu saja, namun masih menjadi pekerjaan rumah (PR) agar dapat meningkatkan kapasitas aparat desa dan kepala desa (Kades) akar menjadi lebih baik. Mengingat anggaran untuk melakukan kegiatan saat ini tidak ada atau tidak mencukupi.

” Persoalan tentang kapasitas aparat desa, masih menjadi persoalan yang serius. Karena, hampir diseluruh provinsi di Indonesia tidak memiliki anggaran untuk melakukan kegiatan bagi para kepala desa maupun camat,” kata Imran kepada SHNet, Senin 25/6/2019).

Kembali dikatakannya, banyak kepala desa yang belum mengerti atau gagap dalam merepresentasikan dan mengimplementasikan dana desa untuk dapat menjasi program yang sangat prioritas.

Menurutnya lagi, banyak program dan kegiatan di desa yang dilaksanakan belum merujuk pada keputusan bersama dalam musyawarah desa dan penyusunan RPJMDes.

” Hingga akhirnya kepala desa harus berhadapan dengan aparat penegak hukum. Hal ini tentunya sangat menyedihkan sekali,”tegasnya.

Untuk di Kemendagri, pengembangan kapasitas aparatur desa rutin dilakukan sejak tahun 2015 – 2018. Atau tepatnya sejak UU Desa mulai diberlakukan. Hingga banyak terobosan dalam meningkatkan kapasitas di Desa.

” Untuk itu kami berharap, ini dapat di ikuti oleh provinsi serta kabupaten. Meski, tidak dalam skala makro. Agar provinsi mengganggarkan biaya pelatijan dan sejenisnya,”paparnya lagi. (Maya)