Chelsea Beri Lampu Hijau Sarri ke Juventus

Chelsea Beri Lampu Hijau Sarri ke Juventus

Sarri telah mendapat restu dari Marina Granovskaia untuk kembali ke Serie A bersama Juventus

SHNet, London – Chelsea akhirnya setuju untuk melepas manajer Maurizio Sarri untuk bergabung dengan raksasa Serie A Italia, Juventus.

Menurut The Guardian, keputusan tersebut dibuat setelah Sarri berbicara dengan direktur Chelsea, Marina Granovskaia pada Jumat (31/5) bahwa dia ingin kembali ke Italia karena alasan keluarga, serta kesempatan untuk melatih Juventus.

Sebelumnya ramai diberitakan bahwa saat Max Allegri menyatakan musimnya sudah usai bersama Juventus, para petinggi Bianconeri segera menghubungi agen Sarri dengan menginap di hotel tempat mantan manajer Napoli itu tinggal. Kemudian juga dilaporkan bahwa Fali Ramadani, agen Sarri kemudian mendiskusikan masalah tersebut dengan pelatih berusia 60 tahun itu sebelum menemui Granovskaia. Jadi pihak klub Italia tinggal menunggu lampu hijau yang dinyalakan oleh The Blues.

Meski musim perdananya di klub London itu tidak berjalan dengan mulus, dengan serangkaian kabar pemecatan dirinya di tengah jalan saat The Roman Emperor menemui hasil buruk, tapi pada akhirnya Sarri mampu membawa Chelsea finis di urutan ketiga dan menjuarai Liga Europa dengan mengalahkan Arsenal 4-1 di Baku, Kamis (30/5) lalu.

Dan jika dibandingkan dengan dua manajer yang akan saling berhadapan di final Liga Champions, Maurizio Sarri ternyata juga punya keberuntungan yang lebih baik dibanding Juergen Klopp dan Mauricio Pochettino. Klopp telah berada di Inggris tiga setengah tahun sementara Pochettino 5 tahun.

“Saya beruntung karena saya berada di Chelsea, salah satu tim terbaik, baik di Liga Premier Inggris maupun di kejuaraan dunia,” kata Sarri memuji pencapaian timnya musim ini.

Namun tidak semua fans Chelsea senang dengan gaya bermain serta taktik yang dijalankannya, meski dia berhasil merebut trofi mayor pertamanya selama dirinya melatih. Persaingan di EPL memang berat, tidak seperti di Serie A, sehingga harapan yang dibebankan dipundak sang manajer oleh para pendukungnya juga tinggi. Kekalahan dari klub rival sangat sulit diterima apa pun hasil positif yang akhirnya diberikan pada akhir kompetisi.
Tapi nasib Sarri sedikit berbeda dengan manajer-manajer lainnya. Allegri saja, yang membawa Juventus 5 kali beruntun menjadi jawara Serie A belum pernah sekali pun memberikan gelar kejuaraan Eropa bagi Bianconeri.

Dan kini keberuntungan Sarri akan diuji di Turin untuk membawa kesuksesan domestik Juventus ke pentas dunia seperti yang dia berikan bagi The Blues di musim pertamanya di Inggris. (HNP)