Uni Papua Perkenalkan Jersey Baru

Uni Papua Perkenalkan Jersey Baru

Founder & CEO Uni Papua FC Harry Widjaja (pegang jersey, kiri) bersama Managing Director La Liga South East Asia, Australia & Japan Mr Ivan Codina (pegang jersey, tengah) dan KH Zahrul Azhar As’ad alias Gus Hans, President Football For Peace Interfaith Indonesia (pegang jersey, kanan), pada Peluncuran Jersey Baru Uni Papua FC, di Jakarta, Selasa (30/4). [SHNet/Ist]

SHNet, Jakarta – Perkumpulan Sepakbola Uni Papua atau Uni Papua FC akan memperkenalkan jersey terbaru untuk musim 2019-2020. Jersey baru ini sekaligus menandai Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tanggal 2 Mei 2019. Warna jersey mengikuti ciri khas Uni Papua, yaitu dominan warna putih, serta berlengan biru dan merah.

“Kita akan menggelorakan semangat Persatuan Indonesia di Hardiknas 2 Mei ini. Menyebarkan virus perdamaian melalui Football For Peace”, kata Founder & CEO Uni Papua FC Harry Widjaja di Jakarta, Selasa (30/4).

Harry menjelaskan, jersey tampak depan terpampang logo sponsor utama, yaitu Teh Gelas dari OT Group, di atasnya terdapat logo Uni Papua, Arwana Ceramic dan Mitra10, juga di bagian belakang. Di lengan kiri terdapat logo GP Ansor sebagai mitra dan IDSPORTS di lengan kanan sebagai Perusahaan Sport Manajemen afiliasi Uni Papua.

“Teh Gelas sebagai ‘Merek Asli Indonesia’ sangat mendukung kegiatan positif dan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia. Hal ini sejalan dengan visi Uni Papua untuk membentuk karakter dan nilai-nilai kemanusiaan melalui olah raga sepakbola yang berdampak positif bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Kesamaan visi inilah yang mendorong Teh Gelas untuk menjalin kerja sama dengan Uni Papua.” Demikian penjelasan Harianus Zebua, Head of Corporate and Marketing Communication OT Group menyambut jersey terbaru Uni Papua.

Donasi untuk Korban Bencana
National Relation Manager uni Papua Ahmad Maulana Sirath menyebutkan bahwa jersey baru Uni Papua akan diproduksi sebanyak 10.000 potong dalam dua tahun. Anggota Uni Papua yang telah menjadi anggota selama satu tahun dan masih mengikuti latihan dan program sosial secara aktif, akan mengenakan jersey ini sebagai apresiasi atau penghargaan kesetiannya. Relawan, pelatih, serta pengurus cabang yang tersebar di lebih 30 daerah di Indonesia dan empat cabang di luar negeri juga berhak mendapatkan jersey kebanggaan Sepakbola Sosial Indonesia ini.

Lebih lanjut, jersey ini juga dijual untuk ‘charity’ atau donasi untuk mendukung program penyembuhan trauma atau ‘trauma healing’ bagi anak-anak korban bencana alam di Indonesia. Selain itu, jersey ini rencananya juga untuk dikenakan Tim Uni Papua Indonesia di Finlandia yang akan mengikuti laga tahunan di Helsinki.

Sosialisasi kepada Mitra
Uni Papua FC telah mensosialisasikan jersey terbaru kepada para mitra-mitra dan media partner di dalam dan luar negeri, antara lain FIFA Foundation, Laliga, CD Numancia, Coaches Across Continents, Street Football World, Akademi Sepakbola Tiga Naga, DPP GP Ansor, Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang, Sekolah Kristen Calvin Kemayoran, Royal Sport Medical Center Sunter, dan pada tanggal 29-30 April akan diperkenalkan juga di ajang World Football Summit Asia di Kuala Lumpur.

“Indonesia harus dibentuk oleh kita, bukan orang lain, karena kita adalah masa depan Indonesia yang bisa membangun negara,” kata Gabriel Edoway, Duta Uni Papua yang videonya sempat viral setelah Pilpres 17 April hingga saat ini. (whm/sp)