MICE Tulang Punggung Pariwisata Indonesia

MICE Tulang Punggung Pariwisata Indonesia

Indonesia International MICEXPO di The Kasablanka Hall, Kamis (2/5). (Ist)

SHNet, Jakarta- Ketua Harian Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (ASPERAPI) Jadi Rajagukguk mengatakan, pemerintah Indonesia sudah saatnya membentuk Badan Meeting, Incentive, Convention dan Exhibition (MICE) karena MICE merupakan tulang punggung pariwisata di Indonesia.

“Badan MICE ini sangat penting. MICE merupakan salah satu yang punya dampak besar bagi ekonomi Indonesia,” ujarnya kepada wartawan di sela-sela Indonesia International MICEXPO, di The Kasablanka Hall, Jakarta, Kamis (2/5).

Mennurutnya 10-15 tahun lalu MICE ada dalam pariwisata Indonesia. Bahkan di Kementerian Pariwisata dulunya ada direktorat MICE. Namun, sekarang MICE tidak ada lagi direktoratnya.

Ke depan, Badan MICE ini dibentuk dan dikelola oleh orang-orang yang profesional seperti dari PHRI, ASITA, ASPERAPI dan sebagainya.

“Indonesia International MICEXPO” merupakan inisiatif pihak swasta yaitu Alcor MICE dan RajaMICE yang diperkuat oleh data Bappenas..

Ada 92 Seller yang mewakili 241 brand dari 80% industri MICE di wilayah Indonesia berasal dari bidang Konvensi, Hotel, Transportasi, Tour Operator, Lighting, Sounds dan kontraktor.

Para seller akan memberikan penawaran terbaiknya kepada 107 Platinum Buyers, 112 Gold Buyers, 226 Trade Visitors dan ada 19 Buyer Internasional dari Malaysia –Singapura.

IIME didukung oleh berbagai Asosiasi diantaranya : Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Persatuan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI), Indonesia Hotel General Manager Assosiation (IHGMA), Asosiasi Perusahaan Pemeran Indonesia (ASPERAPI), Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASITA), Jakarta Tourism Forum (JTF) dan untuk mengajak seluruh elemen lndustri Pariwisata Indonesia mendukung dan berpartisipasi dalam acara untuk bersama-sama mewujudkan target 20 juta kunjungan wisman.

Panca R Sarungu, Ketua Panitia dan Co Founder IIME menyatakan “Kami mengharapkan butik event ini menjadi acara tahunan setara ITB Berlinnya industri MICE untuk tingkat ASEAN mengingat Indonesia dengan Ekonomi terbesar dikawasan”

Didien Junaedy Ketua Umum GIPI (Gabungan Industri Pariwisata Indonesia) disela sela pembukaan menyatakan “Kami optimis dengan dukungan industri IIME yang pertama kali ini akan menjadi barometer Destinasi baik di DKI Jakarta dan Destinasi MICE lainnya, dimana kontribusi turis MICE bisa memberikan pendapatan hingga 6 kali dibanding turis leisure bagi sebuah Destinasi” (Stevani Elisabeth)