Kerajinan Bambu Desa Nglandung di Kenal Hingga Luar Negeri

Kerajinan Bambu Desa Nglandung di Kenal Hingga Luar Negeri

SHNet, Jakarta – Desa Nglandung di Kabupaten Madiun dikenal sebagai penghasil kerajinan dan ukiran bambunya. Hasil kerajinan bambu Desa tersebut, tidak saja dijual di wilayah Madiun dan sekitarnya, tapi telah menembus pasar mancanegara, seperti Kanada.

Desa Nglandung terletak di Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Para pengrajin di desa itu mengembangkan aneka produk olahan berbahan baku bambu. Seperti meja, kursi, dipan, kerai, anyaman, rono, sekat-sekat, gasebo, dan tempat rumah makan atau cafe. 

Desa ini telah lama menekuni kerajinan bambu, konon ada yang menyebut bahwa kerajinan ini telah berkembang sejak tahun 1980-an. Kerajinan bambu desa ini memiliki reputasi yang tinggi, baik dalam desain atau kualitasnya. Sehingga, para konsumen tidak perlu meragukan lagi keunggulannya.

Seorang pengrajin bernama Tumiran pernah menyabet juara 1 dan juara 2 dalam Lomba Desain Kerajinan tingkat Provinsi Jawa Timur pada tahun 1996 dan 1997.

Menurut Kepala Desa Nglandung Ahmad Pamuji, kerajinan bambu produk unggulan dipasarkan sampai luar kota. Ada yang pesan dari Bojonegoro, Tulungagung, Kediri, Blitar, Krian, Sidoarjo, serta Malang. Bahkan, produk desa ini pernah mengirim meja kursi satu kontainer ke Kanada.

Berdasarkan data desa, ada tiga kelompok pengrajin bambu,  yaitu pengrajin bambu milik Tumiran, pengrajin bambu milik Moh Safuan, serta pengrajin bambu milik Basori. Bahan baku untuk industri tersebut diambil dari bambu milik warga Desa Nglandung. Seperti bambu petung, bambu ulung, dan kalau ada kekuranganya diambil dari daerah lain.

Desa Nglandung berpenduduk 4.394 jiwa. Desa ini terbagi dalam lima dusun, yaitu Dusun Krajan 1 dan 2, Dusun Ngegot, Dusun Wonoromo 4, dan Dusun Wonokromo 5. Letak geografis, Desa Nglandung berbatasan dengan Desa Kaibon (utara), Desa Uteran (timur), Desa Bacem (selatan), dan Desa Sambirejo (barat). (Maya)