Berhasil Tangani Kemiskinan, Indonesia Jadi Perhatian Dunia

Berhasil Tangani Kemiskinan, Indonesia Jadi Perhatian Dunia

Berhasil Tangani Kemiskinan, Indonesia Jadi Perhatian Dunia

SHNet, Jakarta – Keberhasilan Indonesia dalam menangani kemiskinan telah menjadi perhatian dunia.

“Ditjen Linjamsos dan Ditjen PFM sering didatangi tamu – tamu dari luar negeri, ” ujar Menteri Sosial RI Agus Gumiwang Kartasasmita dalam Rakernas PKH, di Jakarta, Kamis (2/5).

Ia menjelaskan, tren angka kemiskinan dari tahun ke tahun turun. Saat ini angka kemiskinan di Indonesia 9,66 persen.

Capaian ini secara bersamaan memperbaiki gini ratio 0,384 persen dan kualitas hidup manusia berdasarkan IPM 71,39.

“Untuk pemerintah di dunia, mengurangi angka kemiskinan sudah berat, apalagi dengan perbaikan gini ratio dan peningkatan IPM. Ini bukan kampanye lagi, tapi fakta, “tutur Mensos Agus.

Menurutnya, ada beberapa faktor yang mempengaruhi hal tersebut. Pertama, pertumbuhan ekonomi dengan adanya pembangunan inftastruktur yang membuka akses bagi masyarakat.

Kedua, meningkatnya anggaran dari APBN untuk program – program kesejahteraan sosial dari Rp 249,7 triliun menjadi Rp 387,3 triliun.

Khusus untuk anggaran PKH tahun ini mengalami Kenaikan dari Rp 19,8 triliun pada 2018 menjadi Rp 34,4 triliun pada 2019.

Mensos menyatakan, PKH di Indonesia menjadi epicentrum program – program penanganan kemiskinan.

Data kemiskinan juga punya peran sentral dalam menentukan sukses ya program. “Up date data kemiskinan perlu dilakukan secara periodik guna menghindari inklusi error dalam penyaluran bansos,” ujarnya.

Mensos berharap Pemda pro aktif dalam pemutahiran data. Menurutnya, pembangunan kesejahteraan sosial dapat optimal manakala partisipasi publik dibuka seluas – luasnya. (Stevani Elisabeth)