Absen Panggilan Kedua, Polisi Akan Jemput Paksa Bachtiar Nasir Pada Panggilan Ketiga

Absen Panggilan Kedua, Polisi Akan Jemput Paksa Bachtiar Nasir Pada Panggilan Ketiga

PEMERIKSAAN - Kuasa Hukum Bachtiar Nasir, Aziz Yanuar mengatakan, kliennya belum bisa memenuhi panggilan pemeriksaan di kepolisian yang dijadwalkan Selasa lantaran sudah berada di Mekkah, Arab Saudi untuk menjalani umroh sekaligus menghadiri undangan pada acara Liga Muslim Dunia. (Ist)

SHNet, JAKARTA – Sedianya, Bachtiar Nasir memenuhi panggilan pemeriksaat polisi yang dijadwalkan Selasa (14/5) kemarin. Tapi, yang bersangkutan ternyata sudah berada di Mekkah, Arab Saudi. Hal ini pun dibenarkan kuasa hukumnya, Aziz Yanuar.

Menurut Aziz, kliennya belum bisa memenuhi panggilan pemeriksaan di kepolisian yang dijadwalkan Selasa lantaran sudah berada di Mekkah, Arab Saudi untuk menjalani umroh sekaligus menghadiri undangan pada acara Liga Muslim Dunia.

Artinya, Bachtiar sudah dua kali tak hadir pada anggilan pemeriksaan dari polisi sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana pencucian dang. “Memang benar Beliau kini ada di Mekkah. Itu sudah sejak beberapa hari lalu. Tepatnya saya lupa. Beliau ke Mekkah dalam rangka Menghadiri undangan acara Liga Muslim Dunia,” kata Aziz.

Aziz juga mengaku kalau ia sama sekali tak tahu kalau pihak kepolisian sudah meminta Ditjen Imigrasi Kemenkumham mencekal kliennya bepergian ke luar negeri. “Sungguh saya sama sekali tak tahu masalah pencekalan terhadap beliau,” ungkap Aziz yang menyatakan tak tahu kapan Bachtiar akan pulang, bahkan kemungkinan besar bisa sampai selesai Ramadan.

Karena itu, Karopenmas Divhumas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan kepada media, Rabu (15/4) kalau pihaknya akan melakukan penjemputan paksa terhadap Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPG) itu jika pada panggilan ketiga kembali tak memenuhi panggilan polisi.

Namum menurut Brigjen Dedi, pihaknya tentu tak akan semena-mena karena pada dasarnya sudah mengetahui kalau yang bersangkutan tengah berada di luar negeri. “Tentu kami juga akan melakukan kordinasi dulu dengan pihak Bachtiar Nasir atau pun kuasa hukumnya apakah yang bersangkutan sudah kembali dari luar negeri,” kata Brigjen Dedi.

Seperti diberitakan SHNet sebelumnya, Bachtiar dijadwalkan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan penggelapan dana Yayasan Keadilan Untuk Semua yang disalurkan untuk aksi 411 dan 212. (Nonnie Rering)