7000 Pasukan AS Ditarik Dari Kamboja

7000 Pasukan AS Ditarik Dari Kamboja


Kapal AL Vietsel Lakukan Blokade Di Teluk Siam

Jakarta, 13 Mei 1970 – Menteri Pertahanan AS Melvin Laired dalam keterangannya di depan Komite Anggaran Belanja Senat AS mengatakan, bahwa 7.000 tentara AS telah ditarik dari Kamboja dan akhir minggu ini lebih banyak lagi tentara yang akan dipulangkan ke Vietnam Selatan. Dikatakan, bahwa hingga kini operasi yang dilakukan di Kamboja melebihi apa yang diharapkan, sehingga sebahagian besardari operasi tersebut akan sudah dapat diakhiri tanggal 15 Juni.

Dikatakan, bahwa tugas tempur tentara AS di Vietnam Selatan sudah akan dapat diambil alih seluruhnya menjelang pertengahan tahun depan oleh tentara Vietnam Selatan.
Dalam keterangannya mengenai operasi tentara AS di Kamboja, Presiden Nixon menerangkan, bahwa operasi tersebut merupakan sukses besar yang melebihi dugaan.

Dalam pemerikasaan perincian mengenai hasil yang dicapai Nixon antara lain mengatakan, bahwa 500 orang pasukan komunis telah ditewaskan dan 1.300 orang ditawan. Dikatakan bahwa persediaan bahan makanan seperti beras yang berjumlah lebih 1.000 ton akan dibagikan kepada orang-orang Vietnam yang mengungsi dari Kamboja.

Presiden Nixon menegaskan, bahwa setelah selesai ditarik bulan depan dari Kamboja, tentara AS tidak akan kembali lagi kesana, walaupun pasukan komunis kembali ke tempat persembunyian mereka yang telah dibersihkan.

Wakil Presiden Vietnam Selatan Nguyen Cao Ky yang dikabarkan berkunjung ke Kamboja dan Selasa kemarin berada di Neak Leung telah mengeluarkan pernyataan yang mengatakan, bahwa kini kapal AL Vietnam Selatan telah mulai melakukan blokade di perairan kamboja yang berhadapan dengan Teluk Siam unutk mencegah pengangkutan bantuan senjata dan perbekalan bagi pasukan komunis di Kamboja. Dikatakan, bahwa tidak ada kapal AS yang turut dalam blokade tersebut, demikian ABC.

Pasukan komunis dikabarkan kembali melakukan serangan terhadap kota Kompong Cham dalam usaha untuk mencegah kapal Vietnam Selatan mengangkut para pengungsi orang-orang Vietnam dari kota tersebut.

Hari Selasa kemarin 21 buah kapal Vietnam Selatan telah meninggalkan Phnom Penh menuju Kompong Cham dan unutk pertama kalinya konvoi tersebut mendapat serangan hebat dari pasukan komunis hingga terjadi tembak-menembak dengan meriam. Pertempuran ini mengakibatkan terlambatnya pengangkutan para pengungsi dairi Kompong Cham ke Vietnam Selatan. (SH)