Start Posisi Buncit, Alvin Bahar Tetap Optimistis di Seri Pembuka ISSOM 2019

Start Posisi Buncit, Alvin Bahar Tetap Optimistis di Seri Pembuka ISSOM 2019

MASUKAN - Karena mengikuti masukan tim teknis Honda Racing, Alvin Bahar yang harusnya start dari posisi ketiga dibelakang Haridarma dan Demas Agil, terpaksa harus start dari posisi buncit pada balapan Minggu (7/4) nanti. (SHNet/Nonnie Rering)

SHNet, JAKARTA – Dengan modal runner-up musim lalu, pentolan Honda Racing Indonesia, Alvin Bahar menapaki Indonesian Sentul Series of Motorsport (ISSOM) 2019 dengan optimisme tinggi. Alvin berharap impian mewujudkan juara nasional untuk menggenapi gelar juara nasional delapan kali bisa terwujud tahun ini.

Tak mudah, itu pasti. Tapi, dengan segala kemampuan dan topangan pacuan Honda Jazz nya yang mumpuni, Alvin siap menggapai harapannya. Seri pembuka ISSOM di akhir pekan ini, cukup berat.

Pasalnya, di balapan kualifikasi ITCR 16 Max pada Sabtu (6/4), di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, Alvin agak melorot. Sebelumnya ia mencatat posisi ketiga setelah duet TTI, Haridarma Manoppo dan Demas Agil.

Sayang sekali, setelah kualifikasi Mobil Honda Jazz yang dikendarai Alvin justru mengalami masalah sehingga diputuskan ia memakai mobil cadangan. Akibatnya, Alvin pun harus start di posisi paling buncit alias di urutan ke-13.

“Apa boleh buat, memang itu yang harus saya jalani. Saya hanya menjalani saran dari bagian teknik tim yang mengatakan kalau saya paksakan pasti akan beresiko. Ya sudah, terpaksa langkah itu yang harus saya ambil,” kata Alvin.

Soal bagaimana strategi Alvin di lintasan pada balapan Minggu (7/4), ia berharap tetap bisa melakukan yang terbaik. Tentu saja sejak awal balap Alvin harus kerja keras untuk mengambil posisi dari belakang untuk bisa mendekati pembalap-pembalap di posisi depan.

“Saya tetap memilih bisa menyelamatkan poin di seri pembuka ini. Tapi, selanjutnya kita lihat saja nanti. Kalau ada kesempatan terbuka, saya tetap akan menyodok,” kata dedengkot utama tim Honda ini.  (Nonnie Rering)