“Pelni Lifestyle” Tawarkan Sensasi Wisata di Kapal Penumpang

“Pelni Lifestyle” Tawarkan Sensasi Wisata di Kapal Penumpang

KM kelud, salah satu kapal milik PT Pelni yang memiliki daya tampung hingga 2000 tempat tidur. (SHNet/stevani elisabeth)

SHNet, Jakarta- Wisata di atas kapal penumpang, mengapa tidak? Ini yang dilakukan PT Pelni lewat Pelni Lifestyle.

VP Pemasaran Angkutan Penumpang PT Pelni Sukendra menjelaskan, PT Pelni memiliki 12 kapal besar dengan kapasitas 2000 tempat tidur. Salah satunya adalah KM Kelud.

“KM Kelud merupakan kapal ke-25 yang dibeli negara lewat APBN di era Presiden Suharto. Kapal ini dibuat di Jerman. Pelni juga punya 9 kapal dengan kapasitas 1000 tempat tidur, 3 kapal tipe 500 dan feeder ship dengan kapasitas 200 orang,” ujar Sukendra pada acara Tourism Talk Club Introducing Pelni Lifestyle, di Jakarta, Jumat (12/4).

Menurutnya, kapal penumpang digunakan sebagai tempat penyelenggaran MICE. Ia menambahkan, kapal-kapal milik Pelni dilengkapi dengan ruang meeting, salon, gym, kafe, dan sebagainya.

Belum lama ini, juga sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) melakukan acara wisuda di atas kapal. Lomba melukis di kapal, perayaan tahun baru hingga Jazz Coffee Sunset on The Ship.

“Kalau ada event bisa dilaksanakan di atas kapal. Makanan, kita juga siapkan. Bahkan koki dari darat kita bawa ke kapal,” lanjutnya.

Sukendra menambahkan, kapal-kapal ini juga bisa membawa wisatawan untuk melakukan berbagai aktivitas wisata seperti menyelam di Banda Naira, snorkling di Karimun Jawa atau di Pulau Seribu. Selain itu, kita juga bisa menyaksikan senja di atas kapal yang sedang berlayar. Hal ini memberikan sensasi wisata yang beda.

“Mengubah kapal penumpang menjadi tujuan wisata, itu merupakan cara yang dilakukan Pelni Lifestyle,” kata Agus Pahlevi dari Levi Tour. Menurutnya, cara ini memotivasi orang berwisata merasakan, menikmati suatu hal yang beda, unik dan menarik.

Sementara itu, Manager Pemasaran PT Pelni Winda menambahkan, Pelni Lifestyle berawal dari menurunnya penumpang yang menggunakan kapal laut selama 4 tahun belakangan ini.

Dengan menyelenggarakan Pelni Lifestyle ini, diharapkan dapat meningkatkan jumlah penumpang kapal dan menjadikan kapal juga sebagai tujuan wisata.

“Kalau biasanya meeting pada umumnya kita mengeluarkan biaya untuk hotel, termasuk sewa kamar dan keluarkan biaya tambahan untuk berkunjung destinasi wisata. Namun kalau diadakan di kapal, kita dapat keuntungan lebih. Ibaratnya beli satu dapat tiga,” lanjut Winda. (Stevani Elisabeth)