Konferensi Ahli Sejarah Asia Ke-VI Di Yogyakarta

Tanggal 26-30 Agustus 1974

Konferensi Ahli Sejarah Asia Ke-VI Di Yogyakarta

Jakarta, 16 April 1974 – Konferensi Internasionaal Perhimpunan Ahli Sejarah Asia ke-VI (Internasional Association of Historians of Asia – IAHA) menurut rencana akan diadakan di Yogyakarta pada tanggal 26-30 Agustus 1974.

konferensi tersebut akan diikuti oleh ahli sejarah berbagai negara antara lain dari Australia, Kanada, Inggris, Ethiopia, Perancis, Jerman Barat, Amerika Serikat, Selandia Baru, Hongkong, India, Jepang, Makao, Mauritius, Filipina, Singapura, Muangthai dan Indonesia sendiri.

Sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan konferensi IAHA ke-VI tersebut bertindak Lembaga Research Kebudayaan Nasional (LRKN) – LIPI.
Konferensi IAHA itu bertujuan untuk meningkatkan minat dan inisiatif dibidang penulisan sejarah, menyalurkan informasi melalui pertukaran bahan atau ide yang diperlukan untuk memastikan kebenaran dari perubahan peristiwa dan fakta sejarah, meningkatkan kegunaan sejarah sebagai alat dalam memajukan persahabatan internasional, mencari jalan dan sarana untuk memecahkan masalah bersama dibidang penelitian dengan menyingkirkan kesalahan dan penyalah tafsiran yang terdapat dalam buku serta berbagai bentuk publikasi lainnya yang memuat fakta sejarah, menyelenggarakan suatu forum terbuka untuk diskusi dan pertukaran pendapat ide dan informasi yang dapat memperluas memperbaiki dan memurnikan pengetahuan sejarah sehubungan dengan kebutuhan regional dan nasional dari bangsa Asia.

Perhimpunan internasional ahli sejarah Asia didirikan di Manila tanggal 28 November 1960 pada akhir konferensi sejarah Asia I (First Conference an Asia History) hingga kini konferensi IAHA telah diselenggarakan lima kali masing-masing di Manila (1960), Taipei (1962), Hongkong (1964), Kuala Lumpur (1968), dan Manila (1971). sedang konferensi ke-6 diselenggarakan di Indonesia dengan kerjasama antara LIPI dengan Departemen P dan K.

Pimpinan IAHA untuk periode 1971-1974 diketuai Prof. Dr. Sartono Kartodirdjo dan Drs. AB. Lapian sebagai Sekretaris Jenderal.
IAHA adalah suatu organisasi non politis, tidak memihak serta tidak bertujuan untuk mencari keuntungan materi. Keanggotaaannya terbuka bagi sejararawan dan siapa saja yang mempunyai kebolehan dalam bidang penelitian sejarah dan ilmu yang berhubungan dengan bidang tersebut. (SH)