Alvin Bahar Relakan Podium 3 Demi Sang Putra, Avila?

Alvin Bahar Relakan Podium 3 Demi Sang Putra, Avila?

SIRKUIT - Pembalap Honda Racing Indonesia, Alvin Bahar (kanan) dan putranya Avila Bahar (ABM Motorsport) di balapan Kelas ITCR 1600 Max, di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (7/4). (Dok/SHNet)

SHNet, SENTUL – Pembalap Honda Racing Indonesia, Alvin Bahar tahu persis apa yang harus dilakukannya di seri pembuka Indonesian Sentul Series of Motorsport (ISSOM) di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (7/4).

Saat tahu pacuannya bermasalah usai kualifikasi Sabtu, Alvin tak mau gegabah tampil dari posisi ketiga setelah finis ketiga di babak kualifikasi Sabtu. Tim memutuskan tampil dengan mesin cadangan yang beda dari mesin kualifikasi.

Keputusan itu tentu berbuah sesuatu yang terburuk yaitu Alvin harus tampil dari posisi paling buncit alias posisi ke-13. Tapi, itu bukan penghalang bagi pembalap yang sudah tujuh kali meraih gelar juara nasional dan tahun ini berharap bisa meraih gelarnya yang kedelapan ini.

Bukti Alvin sebagai pembalap berpengalaman benar-benar ditunjukkan di lintasan balap kelas ITCR 1600 Max ini. Bukan main, dari posisi ke-13, ia terus menyodok bahkan bisa mencapai posisi ke-3 setelah mampu mengejar Mirza Putra. Tapi, ketika bannya mulai menipis, posisi Alvin melorot di tempat ke-4 di belakang putranya, Avila Bahar yang tampil bersama tim ABM Motorsport tahun ini.

Alvin Bahar dengan livery baru 2019. (SHNet/Nonnie Rering)

Dan, saat Alvin ada di belakang Avila, ia pun merasa bannya mulai tipis sehingga ia bermain santai dan memilih lebih baik finish ketimbang harus mati-matian mengejar Avila. Hingga akhirnnya Avila finis ketiga di depan Alvin. Ada selentingan yang bilang, Alvin hanya mengejar Mirza dan setelah itu santai karena putranya Avila yang didepan dia. Benarkah Alvin merelakan posisi podium untuk Avila?

“Wah, gak begitu dong, ini kan balapan. Saya berusaha keras mengambil posisi Avila. Tapi, saya mendapat peringatan dari tim kalau harus bermain aman saja karena ban saya juga terus menipis, karena itu, ketimbang tak finis, lebih baik saya bermain aman,” jelas Alvin. Alhasil, ia bisa finis di posisi kempat dibelakang Haridarma Manoppo, Demas Agil, dan Avila.

Buat Alvin, meraih 9 poin di seri pembuka dengan tampil dari posisi buncit sudah cukup memuaskan dan itu akan jadi modal paten untuk bisa tampil lebih gahar di putaran kedua ISSOM pada  akhir Juni mendatang. “Tim melakukan segala sesuatu untuk meraih hasil terbaik di putaran kedua nanti demi target juara nasional dan juara tim bagi Honda Racing Indonesia di akhir musim,” ujar Alvin kepada SHNet, usai balapan Minggu. (Nonnie Rering)