Reuni PNI “Osa – Usep” Yang DiPerluas

Reuni PNI “Osa – Usep” Yang DiPerluas

Jakarta, 15 Maret 1970 – Marhaenisme yang merupakan ideologi PNI – Massa Marhaen mulai tanggal 3 April sampai dengan tanggal 8 April akan dibahas oleh Lembaga Marhaen di Bandung.

Selain tokoh dari DPP PNI, panitia yang diketuai oleh Usep Ranuwidjaya AH akan mengundang pemikir dalam keluarga besar Marhaenisme seperti Wilopo SH dan Hardi SH.

Menurut keterangan seorang anggota pimpinan DPP PNI dalam pertemuan itu akan ditentukan secara lebih diperinci garis ideologi yang dianut oleh PNI – massa Marhaen.
Semula pertemuan tersebut akan dijadikan semacam reuni daripada para pencetus PNI – Osa-Usep tetapi dalam keadaan seperti sekarang ini maka pertemuan itu menjadi lebih luas sifatnya dengan hadirnya tokoh DPP PNI yang pernah menentang “Osa – Usep”.

Menurut keterangan seorang pimpinan DPP PNI yang termasuk dalam ketujuh pendiri PNI Osa – Usep maka perbedaan Hardi dengan kami hanyalah menyangkut hal taktis yaitu terutama dalam soal hubungan dengan pemerintah. Tetapi Hardi tetap merupakan “sekutu-strategis dari kami”, demikian sumber tersebut.

Sebagai bukti sumber tersebut menunjuk kepada calon PNI di daerah dimana pendukung Hardi juga diberi tempat. Antara lain ialah Drs. IGN. Gde Djaksa dan MT. Siregar. Tokoh tersebut juga menunjuk kepada situasi intern di dalam tubuh PNI.

Kalau tadinya bekas Osa – Usep yang mendukung kongres Semarang turut memegang peranan, maka kini baik yang menentang kongres Semarang maupun kelompok yang menentang Bandung (pendukung Dekmar) mencoba menjepit orang seperti Prof. Sunawar Sukowati SH dengan dalih “PSI” tetapi situasi itu berangsur sudah dapat diatasi, demikian sumber SH.