Menpar Sarankan Aceh Miliki KEK Pariwisata

Menpar Sarankan Aceh Miliki KEK Pariwisata

Tari Saman membuka peluncuran CoE Aceh 2019, di Jakarta, Jumat (22/3). (Dok. Dudut Suhendar)

SHNet, Jakarta- Menteri Pariwisata Arief Yahya menyarankan pemerintah Provinsi Aceh agar Aceh memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata.

“Saya sarankan Aceh memiliki KEK Pariwisata,” ujarnya saat memberikan arahan pada peluncuran Calender of Event Aceh 2019, di Jakarta, Jumat (22/3).

Menpar menilai, dari segi atraksi, Aceh tidak perlu dihawatirkan lagi. Alam dan budaya yang dimiliki daerah ini sangat bagus. Aceh juga dikenal sebagai salah satu destinasi wisata halal di Indonesia.

Bahkan, Aceh pernah meraih penghargaan World Halal Tourism Award. Pesaing Aceh untuk wisata halal adalah Nusa Tenggara Barat (NTB), Sumatera Barat (Sumbar) dan Jakarta.

Menurut Arief Yahya, tantangan terbesar di Indonesia adalah perijinan. “Kalau orang minta ijin, susah luar biasa. Untuk menghindari berbelitnya birokrasi, KEKlah solusinya, salah satu contohnya adalah kawasan Nusa Dua Bali,” paparnya.

Tantangan lain, aksesibilitas. Ia menambahkan, Aceh belum memiliki rute penerbangan langsung ke China atau India. Menurutnya, posisi Aceh lebih dekat dengan India, seharusnya dapat dimanfaatkan dengan baik.

“Wisatawan dari India bisa dibidik karena letaknya tidak jauh dari Aceh. Apalagi sekarang ada 260 juta orang kaya di India. Selain itu, Aceh juga bisa membidik wisatawan muslim China. Wisatawan China umumnya suka pantai dan seafood,” lanjut Menpar Arief.

Sementara itu Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyambut baik saran Menpar untuk membuat KEK Pariwisata. Menurutnya, KEK pariwisata merupakan inovasi baru. Pemerinta Provinsi Aceh telah menetapkan Aceh Jaya sebagai cikal bakal KEK.

Terkait dengan Calender of Event Aceh 2019, ada 100 atraksi wisata alam dan budaya yang bakal digelar sepanjang tahun ini untuk membidik 150.000 wisatawan mancanegara (wisman).

Menurutnya, dari 100 event tersebut, ada 3 event yang sudah masuk 100 event nasional Wonderful Indonesia. Ketiga event tersebut adalah Aceh Culinary Festival, Saman Gayo Festival dan Diving of Aceh. (Stevani Elisabeth)