Menikmati Uniknya Destinasi Digital di Wonderful Noon Bandung

Menikmati Uniknya Destinasi Digital di Wonderful Noon Bandung

Suasana penyelenggaraan Wonderful Noon di Bandung, Jumat (8/3) malam. (Dok Humas Kemenpar)

SHNet, Bandung- Keseruan event Wonderful Noon 2019 yang berlangsung di Orchid Forest Cikole, Lembang, Bandung, terasa sejak Jumat, 8 Maret 2019 sore saat para pegiat media sosial hadir mempromosikan destinasi digital tersebut.

Dengan mengangkat tema “White of Wonders – The Extra Ordinary Experience”, event unggulan Biro Komunikasi Publik Kementerian Pariwisata ini diikuti oleh para blogger, selebgram, youtuber, dan social media enthuciast untuk menikmati keunikan destinasi digital yang instagramable tersebut.

Peserta diajak bersenang-senang sambil mempromosikan destinasi digital Orchid Forest Cikole, Lembang yang instagramable dan cocok untuk berswafoto. Keseruan acara Wonderful Noon yang digelar 2 kali dalam satu tahun ini diisi berbagai lomba dan kuis dengan hadiah-hadiah menarik dari Co-branding Wonderful Indonesia. Ada perlombaan melukis payung, mempromosikan destinasi wisata, berpose unik, hingga lomba make-up untuk pria.

Hadiah yang ditawarkan pun beragam, ada voucher menginap di hotel Tauzia Group, dan berbagai produk dari Martha Tilaar, Sariayu, Hydrococo, Go Fress, Bakmi Naga, Aerofood ACS Garuda Indonesia Group, Bandung Kunafe, Pixel Group, Kalaha Group, Canon Data Script, Focus Nusantara, dan Pipiltin Cocoa.

Malam harinya, seluruh undangan dan para selebgram diajak menikmati Gala Dinner yang diawali dengan suguhan hiburan memukau. Ada penampilan 4 orang Padja Dance Universitas Padjajaran yang menampilkan perpaduan tarian kontemporer dan balet, selanjutnya ada paduan suara Mahasiswa Universitas Padjajaran yang membawakan lagu-lagu daerah, beauty magician dan fashion show tren warna dari Sariayu Martha Tilaar.

Para tamu undangan yang hadir dibuat kagum dan terpesona dengan seluruh penampilan pengisi acara. Mereka terus mengabadikan setiap acara dan hiburan yang ditampilkan lewat ponsel dan mengunggahnya di akun media sosial masing-masing. Hashtag #WonderfulNoonWhiteOfWonders #WonderfulIndonesia dan #WonderfulNoon menghiasi media sosial Twitter, Facebook, dan Instagram.

Sekretaris Kementerian Pariwisata Ukus Kuswara mengatakan, generasi milenial memiliki kekuatan komunitas yang cukup penting di era industri digital 4.0 ini. “Komunitas dari generasi milenial ini bisa menyejahterakan masyarakat sekitar. Sekarang ini bukan lagi mulutmu harimaumu tapi jemarimu dapat menyejahterakan,” ujar Ukus.

Wonderful Noon Bandung 2019 juga bertujuan mempublikasikan dan mempromosikan pengelolaan informasi kebijakan dan program pembangunan Kemenpar melalui media sosial resmi kepada penggiat media sosial dan para pemangku kepentingan pariwisata.

Puncak acara Wonderful Noon Bandung 2019 diisi dengan Gala Dinner yang dipersembahkan oleh penampilan Chef Ronald Wei. Para undangan disajikan berbagai makanan unik diantaranya Virgin Bloody Mary, Raviola, Smoked Tenderloin, dan Bathing Kit Setyang.

Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pariwisata, Guntur Sakti menambahkan, Wonderful Noon ini digelar untuk memperkenalkan para selebgram dengan industri yang sudah co-branding dengan Wonderful Indonesia.

Menurutnya, pariwisata berbasis digital merupakan instrumen yang baik untuk menarik minat kunjungan dan memobilisasi wisatawan milenial. Selain itu, industri juga bisa memanfaatkan para selebgram tersebut untuk berpromosi.

Selebgram yang hadir dalam Wonderful Noon Bandung 2019 di antaranya Dinda maulina (youtuber, fashion model), Abimanyu Bhakti Pratama (youtuber), Riana Rizki (desainer, host), Kania Dahlan (beauty & travel blogger), Indi Ratna Pertiwi (content creator), Eddi Brokoli (selebgram), dan Reza Maulana Malik (traveller).

Perkembangan industri digital era 4.0 saat ini membuat sektor pariwisata Indonesia harus bergerak mengikutinya. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) semakin aktif menerapkan pengembangan pariwisata atau tourism 4.0 untuk menjangkau wisatawan milenial.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik penyelenggaraan “Wonderful Noon“ Bandung karena sejalan dengan semangat Presiden Jokowi yang menyebutkan bahwa milenial adalah masa depan Indonesia.

“Milenial itu selalu digital, mobile, dan interaktif. Ini menjadi sifat dari digital yakni semakin digital, semakin personal (the more digital, the more personal),” ujar Menpar.

Dalam industri pariwisata, tambah Menpar, perubahan perilaku konsumen itu terlihat ketika search and share , 70% sudah melalui digital. Industri travel agent sudah tidak lagi bisa mengandalkan walk in service untuk reservasi tiket dan memilih paket wisata. “Semua sudah berubah dengan digital,” kata Arief Yahya. (Stevani Elisabeth)