LPMP Banten Adakan Pelatihan Gratis untuk Guru

LPMP Banten Adakan Pelatihan Gratis untuk Guru

Acara Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan di Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang, Banten, pada Sabtu (16/3). [SHNet/Ist]

SHNet, Jakarta – Dalam rangka pengembangan mutu, khususnya peningkatan kompetensi para guru, Lempaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Banten mengadakan pelatihan singkat gratis bagi para guru yang ingin meningkatkan kompetensinya secara mandiri. Kepala LPMP Banten, Mochammad Salim Somad menyampaikan hal ini pada acara Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan di Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang, Banten, pada Sabtu (16/3).

“Kenapa secara mandiri? Karena perilaku guru akan berbeda ketika guru ini meningkatkan kompetensi secara mandiri atau karena diundang,” kata Salim.

Menurutnya, jika guru datang pelatihan karena diundang, maka kedatangan mereka itu hanya untuk menggugurkan tanggung jawab, tapi ‘output’-nya kurang maksimal. Namun, jika guru datang karena ingin meningkatkan kompetensi secara mandiri maka ‘output’-nya pun maksimal.

“Dan ini sudah terbukti. Jadi bagi para guru yang ingin meningkatkan kompetensinya, yang tidak didapat dari kegiatan-kegiatan di LPMP atau di dinas pendidikannya masing-masing, bisa menggunakan fasilitas yang ada di LPMP. Dan ini kami berikan sertifikat,” kata Salim menambahkan.

Salim menyebutkan, program ini disediakan bagi para guru, kepala sekolah, dan pengawas yang ingin meningkatkan kompetensi mereka.

Pelatihan untuk PNS maupun Honorer
“Pelatihan ini terbuka untuk semua guru, baik PNS maupun honorer. Jika jumlah guru yang ingin mengikuti pelatihan jumlahnya banyak. Misalnya MGMP, nanti bisa bersurat ke kami maka akan kami kirim widyaiswara dan pengembang teknologi pembelajaran ke tempat mereka, dan ini gratis,” ujarnya menjelaskan.

Salim berujar, walaupun kegiatan ini tidak ada dalam Daftar Isian Perencanaan Anggaran (DIPA), LPMP Banten berkomitmen menyelenggarakannya dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Provinsi Banten.

“Kami baru saja melakukan ke delapan kabupaten/kota. Memang, di dinas pendidikan sendiri belum tentu memiliki slot anggaran untuk peningkatan kompetensi. Maka harapan saya agar guru, kepala sekolah maupun pengawas yang ingin meningkatkan kompetensi mendaftar ke laman LPMP,” kata Salim.

Menurutnya, untuk daerah terpencil, untuk penginapan hingga makan minum pun digratiskan. Hal tersebut menurut Salim sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi guru, kepala sekolah, maupun pengawas.

“Serta agar fungsi LPMP di Provinsi Banten dapat terasa manfaatnya oleh seluruh satuan pendidikan,” pungkas Salim. (whm/sp)