Dubes PEA Ajak RI Ikut Festival Abu Dhabi

Dubes PEA Ajak RI Ikut Festival Abu Dhabi

Mendikbud Muhadjir Effendy menerima Duta Besar RI untuk PEA, Husin Bagis, di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Kamis (21/3) lalu. [SHNet/Ist]

SHNet, Jakarta – Duta Besar RI untuk Persatuan Emirat Arab (PEA), Husin Bagis, mengajak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia (RI) mengikuti Festival Kebudayaan Negara Anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Abu Dhabi. Penyelenggaraan festival tersebut akan berlangsung pada April 2019 mendatang.

“Dalam rangka penguatan pendidikan dan pemajuan kebudayaan, Kemendikbud berkomitmen mendukung berbagai bentuk kerja sama dan diplomasi di tingkat internasional. Oleh karena itu, pada Kamis (21/3), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, menerima Duta Besar RI untuk PEA, Husin Bagis, di Kantor Kemendikbud, Jakarta,” demikian keterangan dari Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat (BKLM) Kemendikbud, Kamis lalu.

Mendikbud usai pertemuan menjelaskan bahwa dirinya dan Dubes Husin membahas kerja sama bidang pendidikan dan kebudayaan antara Republik Indonesia (RI) dan PEA, di samping rencana penyelenggaraan Festival Kebudayaan Negara OKI di Abu Dhabi April mendatang.

“Dubes datang ke sini untuk membicarakan banyak hal, antara lain MoU dan pergelaran budaya di Abu Dhabi April nanti,” ujar Mendikbud.

Promosi Keanekaragaman Budaya Indonesia
Dubes Husin menjelaskan dirinya hadir di Kemendikbud untuk mengajak Mendikbud berpartisipasi dalam Festival Kebudayaan di Abu Dhabi. Langkah tersebut menurutnya juga karena mempertimbangkan pentingnya festival tersebut untuk ajang mempromosikan keanekaragaman seni budaya Indonesia kepada masyarakat di PEA dan negara anggota OKI lainnya.

Mendikbud Muhadjir Effendy bersama Duta Besar RI untuk PEA, Husin Bagis, di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Kamis (21/3) lalu. [SHNet/Ist]

“Kami bicara tanggal 24- 27 April ada pergelaran kebudayaan untuk negara-negara anggota OKI di Abu Dhabi. Kami mengajak Bapak Menteri untuk bisa mengirim tim mewakili Indonesia. Apalagi sekarang, kita kan negara besar, jadi harus bisa tampil besar. Kami mohon sama Pak Menteri, mudah-mudahan nanti bisa kita laksanakan,” katanya.

Menanggapi permintaan Dubes Husin, Mendikbud mengatakan, pada dasarnya Kemendikbud mendukung semua upaya yang dilakukan perwakilan Pemerintah RI untuk memperkenalkan kebudayaan Indonesia di tingkat internasional. Menurut Mendikbud, hal ini harus dikoordinasikan lebih dulu di internal Kemendikbud.

“Properti yang berkaitan dengan kebudayaan Indonesia, Beliau minta dan nanti akan kami kirim, termasuk pakaian daerah dan alat-alat musik. Nanti kami akan hubungi provinsi-provinsi yang tahu persis seperti apa pakaian dan musik tradisional yang nanti akan bisa disumbangkan ke perwakilan. Nanti akan dikoordinasikan,” tutur Mendikbud.

Area Kerja Sama Kebudayaan
Nota Kesepahaman Kerja Sama Kebudayaan antara RI dengan PEA dipahami sebagai bukti keseriusan di antara kedua negara. Adapun area kerja sama yang tertuang dalam naskah kerja sama tersebut adalah (1) festival dan promosi kebudayaan; (2) seni; (3) sejarah dan warisan budaya; (4) literatur; (5) pertukaran delegasi.

Mendikbud menyampaikan bahwa Nota Kesepahaman Kerja Sama (MoU) Kebudayaan dengan PEA sampai saat ini belum ada payung hukumnya.

“Ini masih akan kita buat MoU-nya. Sekarang drafnya masih dalam proses, sedang dikoreksi oleh PEA. Semua kerja sama termasuk kebudayaan ada payungnya, sementara ini belum,” kata Mendikbud.

Dubes Husin menyampaikan terkait penyediaan pendidikan bagi anak-anak WNI di PEA, dirinya mengajukan permohonan dukungan Kemendikbud supaya dapat memfasilitasi dengan pengajaran pendidikan jarak jauh sehingga pelajar Indonesia tersebut bisa mendapatkan ijazah Indonesia.

“Kami juga membicarakan masalah untuk masyarakat di PEA yang ingin anaknya sekolah jarak jauh di level SD, SMP. Mudah-mudahan dalam waktu dekat akan ada pola yang dibuat oleh Mendikbud. Selain itu, kami memberikan usulan kalau bisa atase pendidikan yang ada di Saudi, bisa diperluas wilayah kerjanya, termasuk ke PEA,” pungkasnya.

Festival Kebudayaan Negara Anggota OKI akan berlangsung pada 24 sampai dengan 27 April 2019 di Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab. Pada festival ini akan diselenggarakan beberapa kegiatan, antara lain seminar budaya, keilmuan dan kesusastraan; pameran manuskrip; pameran kaligrafi serta pertunjukkan seni rakyat.(whm/sp)