Desa Sundajaya Girang Penghasil Keranjang Mochi

Desa Sundajaya Girang Penghasil Keranjang Mochi

 

SHNet, Jakarta –  Mochi makanan dengan bahan dasar tepung ketan ini merupakan makanan khas Kota Sukabumi. Dengan tampilan yang sederhana dan memiliki rasa yang enak, makanan ini kerap diburu para penikmat makanan terutama dari luar Kota Sukabumi.

Tidak hanya itu, berbagai varian rasa pun menjadi inovasi yang ditawarkan para pemilik panganan tersebut. Namun uniknya, meski banyak perubahan saat penyajiannya, makanan khas Sukabumi ini  masih menggunakan keranjang anyaman sebagai pembungkusnya. Kampung Cidaun RT 28/11 Desa Sundajaya Girang, Kecamatan/Kabupaten Sukabumi inilah salah satu sentra anyaman keranjang mochi tersebut.

Salah seorang pengrajin anyaman, Tutih, mengatakan, ada sembilan kepala keluarga menjadi pengrajin anyaman keranjang mochi di daerahnya, terlebih pembuatan anyaman keranjang moci menjadi usaha popular di Kecamatan/Kabupaten Sukabumi ini.

“Kita sudah memiliki pangsa pasar tersendiri salah satunya ke pembuatan Mochi Kaswari Bhayangkara,” kata Tutih.

Ia menambahkan, bahan untuk membuat anyaman ini berasal dari bambu atau dalam istilah bahasa Sunda awi tali yang didapatkan dari hutan di kampungnya. Tutih pun mampu membuat seribu keranjang mochi dalam waktu satu minggu.

Untuk proses pembuatan anyaman sendiri, bambu ini awalnya bambu digergaji yang dibagi dalam beberapa bagian sehingga membentuk irisan tipis. Bagian-bagian tersebut nantinya akan dibuat untuk tutup, lusi dan pakan.

Sebelumnya, bambu tersebut dijemur terlebih dahulu selama empat jam agar mempermudah penganyaman. Untuk harganya sendiri, setiap 100 keranjang berukuran kecil dihargai Rp25 ribu, pembuatan keranjang ini tidak semudah yang dilihat, perlu ketelitian dan kehati-hatian dalam pembuatannya.

”Satu orang per harinya bisa menyelesaikan 100 keranjang,” pungkasnya. (Maya)