Ayo Dukung Aksi Nutrisi Generasi Maju untuk Masa depan 33 Juta Anak...

Ayo Dukung Aksi Nutrisi Generasi Maju untuk Masa depan 33 Juta Anak Indonesia

SGM Eksplor ajak masyarakat mendukung gerakan sosial "Aksi Nutrisi Generasi Maju" untuk masa depan 33 juta anak Indonesia. (SHNet/stevani elisabeth)

SHNet, Jakarta- Indonesia diprediksi akan menjadi negara maju pada 2045. Prediksi ini didasari oleh Data Profil Kesehatan Indonesia yang diterbitkan oleh Pusat Data informasi (PUSDATIN) tahun 2017 Kementerian Kesehatan, ada lebih dari 33 juta anak usia dini yang mendominasi piramida penduduk Indonesia saat ini.

Riset terbaru Standard Chartered Plc 2019 The World’s Biggest Economies by 2030 menunjukkan Produk Domestik Bruto (PDB) Indoesia diprediksi mencapai US$ 10 triliun pada 2030 dan berada di peringkat ke-4 sebagai negara dengan perekonomian terbesar di dunia.

Menurut Asisten Deputi Ketahanan Gizi, Kesehatan Ibu dan Anak dan Kesehatan Lingkungan Kemenko PMK Meida Octarina, 33 juta anak Indonesia ini akan menjadi penggerak roda kemajuan kedepannya.

“Menyiapkan generasi emas 2045, banyak yang harus dilakukan Indonesia.untuk menghasilkan generasi penerus. Salah satunya pemenuhan gizi anak dan jaminan akses untuk mendapatkan gizi yang optimal,” ujar Meida.

Menurutnya, pemenuhan gizi dan kualitas sumber daya manusia (SDM) dimulai dari 1000 hari pertama kehidupan seseorang. Bayi yang baru lahir harus diberikan ASI ekslusif dari 0-6 bulan. Kemudian dilanjutkan dengan makanan pendamping ASI. Hal ini untuk mencegah terjadinya gagal tumbuh, mal nutrisi dan stunting.

Dokter Gizi Klinis Nurul Ratna Mutu Manikam menambahkan nutrisi merupakan isu penting untuk mencapai pembangunan berkelanjutan (SDGs). “Kecukupan nutrisi sangat penting dipenuhi sejak dini, karena akan menjadi modal tumbuh kembang optimal anak di setiap tahap pertumbuhannya,” ujarnya.

Asupan makanan yang seimbang dan kaya zat gizi makro dan mikro akan membuat anak sehat, tidak mudah terserang penyakit, sehingga mereka dapat beraktivitas dan berkarya.

Sementara itu, Sosiolog dari Universitas Indonesia Daisy Indira Yasmine mengatakan, selain nutrisi, dukungan kolektif masyarakat juga berperan penting dalam menciptakan anak generasi maju.

“Dukungan kolektif masyarakat untuk memberikan akses pemenuhan nutrisi bagi anak sejak dini dapat mendorong terciptanya generasi yang berkualitas dan ikut menentukan masa depan bangsa ini,” ujarnya.

SGM Eksplor meluncurkan gerakan sosial “Aksi Nutrisi Generasi Maju” untuk menggerakkan seluruh lapisan masyarakat dalam mendukung akses pemenuhan nutrisi bagi anak-anak Indonesia.

Menurut Marketing Manager SGM Eksplor Astrid Prasetyo, gerakan sosial tersebut memiliki misi yang besar. “Kami ingin mengajak berbagai pihak bersama-sama mendukung 33 juta anak Indonesia menjadi generasi maju,” ujarnya.

Ia menambahkan, masyarakat bisa mendukung gerakan “Aksi Nutrisi Generasi Maju” dengan cara mengupload foto di media sosial facebook dan instagram.menggunakan pledge yang sudah dibuat oleh pihak penyelenggara. Untuk mekanisme pledgenya bisa diperoleh informasinya di facebook dan instagram Aku Anak SGM.

Aksi Nutrisi generasi Maju menargetkan 33.000 dukungan dari berbagai pihak akan diwujudkan dengan memberikan 33.000 kotak susu SGM Eksplor untuk anak di atas satu tahun sebagai gerakan sosial yang nantinya akan didonasi untuk anak-anak Indonesia di berbagai kota atau kabupaten, (Stevani Elisabeth)