PD Alumni IISIP Jakarta, Berbagi Kasih Dengan Anak Jalanan di Depok

PD Alumni IISIP Jakarta, Berbagi Kasih Dengan Anak Jalanan di Depok

 

SHNet, Jakarta – Untuk kesekian kalinya, Persekutuan Doa (PD) Alumni IISIP Jakarta berbagi kasih dengan sesama. Kali ini, acara digelar di House of Dreams (HOD) Depok, Sabtu (16/2).

Sebelumnya, PD Alumni IISIP Jakarta juga melakukan hal yang sama di sejumlah panti asuhan serta membagikan sembilan bahan pokok bagi mereka yang kurang mampu dan mengirimkan bantuan kemanusiaan buat korban bencana alam.

HOD Depok membina puluhan anak jalanan berusia 6 sampai 13 tahun.

Acara diawali dengan kata sambutan dari perwakilan PD Alumni IISIP Jakarta, Binsar Manurung, alumnus 1987.

“Kedatangan kami ke sini untuk berbagi kasih kepada adik-adik semua. Kami berharap, kedatangan kami membawa sukacita bagi adik-adik untuk tetap semangat menggapai cita-cita,” kata Binsar.

Selanjutnya, puluhan anak-anak jalanan disuguhkan film yang bertujuan untuk membangkitkan semangat. Film yang berjudul Pak Kobus Si Tukang Sepatu dipandu oleh Julana Pingkan, alumnus 1986.

Usai menonton film, anak-anak digiring ke halaman masjid, tak jauh dari Sekretariat HOD. Acara kian seru dan penuh tawa, karena anak-anak tersebut terlibat dalam permainan kelompok dan bernyanyi bersama. Bagi anak yang bisa menjawab pertanyaan, diberikan hadiah menarik. Panitia menyiapkan banyak hadiah, sehingga semua anak mendapatkannya.

Tak sampai di situ, kegembiraan terus berlanjut di ujung acara. Para penerus bangsa itu kembali diberikan bingkisan, setelah sebelumnya PD Alumni IISIP yang diwakili ketuanya, Daniel Johannes, alumnus 1988, memberikan wejangan pamungkas.

“Puji Tuhan, acara berlangsung lancar, meski sempat diguyur hujan deras. Ini merupakan komitmen kami dari awal bahwa PD Alumni harus menjadi berkat bagi sesama tanpa memandang agama, suku, dan ras,” kata Daniel Johannes.

Farida Siburian, pengurus HOD, mengaku senang dan berterima kasih dengan kepedulian PD Alumni IISIP Jakarta.

“Terima kasih banyak telah berbagi berkat dan sukacita di rumah belajar kami,” kata Farida. (Coky Sihotang)