Mendikbud Teken Perjanjian Kinerja dengan Unit Eselon 1

Mendikbud Teken Perjanjian Kinerja dengan Unit Eselon 1

Mendikbud Muhadjir Effendy menandatangani Perjanjian Kinerja dengan Pemimpin Unit Eselon 1. Penandatanganan berlangsung pada acara Rakor Pengelolaan Keuangan Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2019, yang berlangsung di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (7 /2) hingga Sabtu (9 /2). [SHNet/Ist]

SHNet, Jakarta – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menandatangani Perjanjian Kinerja dengan Pemimpin Unit Eselon 1. Penandatanganan berlangsung pada saat penyelenggaraan Rapat Koordinasi (Rakor) Pengelolaan Keuangan Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2019, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (7 /2) hingga Sabtu (9 /2).

Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat (BKLM) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan penyelenggaraan Rakor merupakan upaya meningkatkan kualitas pelaksanaan anggaran pendidikan dan kebudayaan tahun 2019. BKLM dalam keterangannya kepada media menyebutkan Rakor pengelolaan keuangan tersebut bertema “Strategi Peningkatan Kualitas Pelaksanaan Anggaran dan Akuntabilitas Kinerja”.

“Rapat koordinasi ini dilaksanakan dalam rangka memenuhi amanah Presiden, agar seluruh kementerian/lembaga mempercepat pelaksanaan program kerjanya, termasuk kegiatan pengadaan barang/jasa, sehingga anggaran pemerintah yang berfungsi sebagai stimulus dalam mencapai tujuan pembangunan nasional dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya bidang pendidikan dan kebudayaan,” kata Mendikbud pada pembukaan Rakor yang dihadiri sekitar 700 orang tersebut.

Salah Satu Unsur Penilaian
Mendikbud mengatakan penandatanganan perjanjian kinerja antara Mendikbud dengan Pimpinan Unit Eselon 1 di lingkungan Kemendikbud merupakan salah satu unsur penilaian kinerja kementerian.

“Hal ini diharapkan dapat mendorong para pengelola keuangan negara pada semua satuan kerja (satker) untuk meningkatkan kinerja, transparansi, dan akuntabilitas di bidang pengelolaan keuangan dalam rangka mewujudkan laporan keuangan yang berkualitas,” tutur Mendikbud.

Pada Rakor Keuangan tahun 2019 ini juga ada penyerahan tujuh jenis penghargaan kepada satker berkinerja baik di bidang tata kelola. Penerima penghargaan terdiri atas 4 kategori satker yang memiliki kinerja pelaksanaan anggaran terbaik; 10 satker yang memiliki laporan akuntabilitas kinerja terbaik; 5 kategori satker pengelola BMN terbaik; 3 kategori pengelola media sosial terbaik; 3 kategori pengelola Layanan Terpadu terbaik; 8 pemenang implementasi sistem perekaman data kehadiran terbaik; dan 8 pemenang implementasi sistem penilaian kinerja secara daring terbaik.

Seluruh pemimpin Unit Eselon 1 menghadiri Rakor Keuangan Tahun 2019, begitu juga seluruh pimpinan satker selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), seluruh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan Bendahara di lingkungan Kemendikbud.

Pembekalan Awal Tahun Anggaran
Di awal tahun anggaran pengelolaan keuangan, kata Mendikbud, para pengelola keuangan diberikan pembekalan terkait dengan kebijakan pelaksanaan anggaran, pertanggungjawaban keuangan negara, laporan keuangan, dan akuntabilitas kinerja.

“Penyelenggaraan Rakor Keuangan dapat membangun komitmen para pengelola keuangan di lingkungan Kemendikbud dalam mempercepat pelaksanaan program dan anggaran tahun 2019 dengan tetap memperhatikan prinsip efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas,” tutur Mendikbud.

Selain itu, penyelenggaraan Rakor juga mendorong terwujudnya transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan anggaran dan pelaporan keuangan, melalui penerapan disiplin akuntansi dan pelaporan keuangan yang sesuai dengan kaidah manajemen yang baik.

Melalui narasumber dari Kementerian Keuangan, Deputi Akuntabilitas Kinerja dan Reformasi Birokrasi, Auditor Utama VI BPK RI, dan narasumber lainnya di internal Kemendikbud dapat memberikan pemahaman dan informasi kekinian terkait dengan pengelolaan keuangan dan menemukan solusi terhadap kendala-kendala yang akan dihadapin selama penyelenggaraan keuangan tahun 2019. (whm/sp)