Klenteng yang Instagramable dan Keren

Klenteng yang Instagramable dan Keren

Klenteng Sanggar Agung di Surabaya, salah satu klenteng yang istagramable. (Dok. GenPi.co)

SHNet, Jakarta- Tempat-tempat yang instagramable ternyata tidak hanya alam, restoran, taman. Kelenteng pun bisa menjadi spot foto yang keren dan instagramable.

Di Palembang, Sumatera Selatan, ada sebuah bangunan megah yang didominasi warna merah. Bangunan tersebut dikenal dengan Kelenteng Gie Hap Bio. Lokasinya di sebelah timur laut taman kota yang populer di Palembang.

Klenteng Gie Hap Bio adalah klenteng tertua ketiga di kota Palembang, setelah Klenteng Candra Nadi di 10 Ulu dan Klenteng Hok Tjing Rio di Pulau Kemaro. Klenteng ini dibangun pada tahun 1883 dan mendapatkan renovasinya yang pertama pada tahun 1959 dan renovasi keduanya pada 2018 yang lalu.

Pada Klenteng ini Kwan Te Kong menjadi Dewa Utama. Dewa Kwan Te Kong memiliki nama asli Guan Yu atau Guan Yun Chang. Dewa ini dipuja karena kejujuran dan kesetiaannya yang lalu menjadi Dewa pelindung perdagangan, pelindung kesustraan, dan pelindung rakyat dari malapetaka peperangan.

Dewa Kwan Te Kong adalah salah satu jenderal terkenal dari masa perang tiga negara yang lahir di tempat yang kini bernama Kota Yuncheng di Provinsi Shanxi dan hidup antara tahun 159 sampai 219 masehi. Lukisannya banyak dipasang di rumah, bank, toko, kantor polisi, dan pengadilan sebagai simbol dan teladan bagi kejujuran dan ketepatan janji.

Sebelum direnovasi, klenteng ini tampak terbengkalai, bangunannya kusam dan sepi pengunjung padahal terletak di bagian kelas menengah atas di Palembang. Dengan penampilan barunya, Klenteng Gie Hap Bio kembali ramai dikunjungi umat Tri Dharma dan menjadi bangunan keren yang pas untuk mengisi feed instagram kaum milenial

Di Surabaya, ada kelenteng yang instagramable, namanya Kelenteng Sanggar Agung yang terletak di kawasan Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur.

Keberadaan tempat ibadah Tionghoa ini sangat terkenal di kalangan masyarakat Surabaya dikarenakan memiliki keindahan bangunannya. klenteng ini memiliki view langsung di sekitar Pantai Ria Kenjeran, yang tak terlalu jauh dari pusat Kota Surabaya.

Klenteng ini didirikan oleh keluarga Soetiadji Yudho dan diresmikan pada tahun 1999. Bangunan yang berdiri di atas lahan seluas sekitar 4.000 meter persegi memiliki nama lain Hong Tang Sang.

Kelenteng yang instagramable ini memiliki keunikan karena dibangun di atas laut. sehingga berbentuk seperti teluk kecil yang menjorok ke laut serta dikelilingi pepohonan bakau. Pengunjung pun dapat menikmati keindahan matahari terbenam dari area Kelenteng.

Memasuki gerbang kelenteng pengunjung akan disambut dengan patung Sang Dewi Kwan Im, yang didampingi dua patung Sha Nan dan Tong Nu serta dijaga patung Naga meliuk di bagian bawah. Selain patung Dewi Kwan Im, pengunjung juga dapat melihat Stupa Maha Brahma yang masih berada dalam area klenteng. Spot inilah yang menjadi primadona para anak pengunjung untuk berfoto ria.

“Selain lokasi peribadatan, Toleransi disini bisa dilihat dari diperbolehkannya masyarakat umum masuk ke dalam area kelenteng. Di sana sangat keren, arsitekturnya serta kebersihannya yang membuat aku takjub,” ujar Rani, salah satu pengunjung kelenteng.

Di Semarang juga ada klenteng yang terkenal yakni Klenteng Sam Poo Kong. Bangunan dengan ciri khas warna merah yang mendominasi dan arsitektur khas Tiongkok ini merupakan salah satu bukti sejarah bahwa Laksamana Cheng Ho pernah berlayar dan mendarat di Pulau Jawa.

Bentuk bangunan yang menyerupai klenteng ini tentunya tak hanya digunakan untuk beribadah umat Kong Hu Chu saja, namun juga sebagai destinasi wisata di Semarang.

Karena keunikan dan keindahan bangunannya membuat wisatawan tak hanya belajar religi dan sejarah saja, namun disini wisatawan juga tak lupa berfoto, mengabadikan momen, dan tentunya mencari foto kekinian untuk diunggah di sosial media. (Stevani Elisabeth)