Di Hari Pers Nasional, Presiden Jokowi Cabut Remisi I Nyoman Susrama

Di Hari Pers Nasional, Presiden Jokowi Cabut Remisi I Nyoman Susrama

 

SHNet, Surabaya – Presiden Joko Widodo di sela-sela puncak peringatan Hari Pers Nasional 2019 mengatakan bahwa telah resmi, mencabut remisi I Nyoman Susrama otak pembunuhan jurnalis Jawa Pos Radar Bali, AA Gde Bagus Narendra Prabangsa.

“Sudah, sudah saya tandatangani,” kata Jokowi saat bersalaman dengan sejumlah pemimpin media dan tokoh pers di Surabaya.

Di saat yang sama Aliansi Jurnalis Independen (AJI) se Jawa Timur menggelar aksi menuntut pencabutan remisi Susrama, di Surabaya.

Mereka mendesak Presiden Jokowi segera mencabut remisi I Nyoman Susrama, terpidana pembunuh jurnalis Radar Bali (Jawa Pos Group) AA Gde Bagus Narendra Prabangsa dari seumur hidup menjadi penjara sementara 20 tahun.

Desakan publik juga muncul melalui tanda tangan petisi online di change.org yang hingga Jumat 8 Februari 2019, telah menembus 48 Ribu lebih dukungan.

Sepuluh tahun silam, Prabangsa dibunuh dengan amat sadis oleh sembilan orang, tepatnya pada 11 Februari 2009. Dengan tangan terikat, kepala Prabangsa dihajar dengan kayu, bertubi. Hingga kondisinya remuk. Dimana jasad Prabangsa oleh para tersangka itu dibuang ke laut. Kasus pembunuhan ini sendiri baru terungkap berbulan-bulan lamanya. (Maya)