Desa Tanjungsari Penghasil Kopi Robusta Terbaik di Bogor

Desa Tanjungsari Penghasil Kopi Robusta Terbaik di Bogor

 

SHNet, Bogor –  Berada di perbukitan Lendong, Desa Tanjungsari, Bogor, merupakan salah satu daerah penghasil kopi terbaik dunia jenis kopi Robusta. Tepatnya di Desa Tanjungsari, Antajaya dan Buana Jaya Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Bogor.

Dimana lahan perkebunan kopi robusta Bogor terhampar hijau di ketinggian 680 meter di atas permukaan laut. Untuk menuju lokasi ini, akses yang tersedia hanya jalan berbatu berbatas tebingan curam. Perkebunan kopi ini sudah ada sejak 1997 silam.

Di dataran tinggi itu, tidak saja kopi yang ditanam, namun juga ada beberapa tanaman  buah-buahan seperti duren, pisang untuk  menunjang tumbuh kembang tanaman kopi. Melindungi kopi dari paparan langsung cahaya matahari.

Mengingat proses panen kopi yang relatif lama yakni satu tahun sekali, keberadaan aneka ragam buah pun menjadi selingan.

Kecamatan Tanjungsari memang memiliki perkebunan kopi jenis Robutsa terluas di Kabupaten Bogor. Beberapa wilayah tersebut antara lain Desa Tanjungsari seluas 425 hektar, Desa Antajaya seluas 600 hektar, dan Desa Buana Jaya 60 hektar.

Untuk meningkatkan kualitas kopi, para petani kopi melakukan pendampingan dan pembekalan pengetahuan  untuk meningkatkan kualitas dengan mensortir hasil panen sebelum menembus pasaran sebelum dijual nantinya.

Sehingga dengan kualitas kopi terbaik akan memiliki harga lebih tinggi ketimbang kopi dengan kualitas standar. Saat ini dijual sekilo Rp21 ribu karena belum ada pensortiran. Nantinya bisa lebih mahal lagi jika sudah disortir dan diklasifikasikan

Tak hanya pendampingan, para petani kopi juga diberikan bantuan berupa mesin giling biji kopi, rak jemuran biji kopi, mesin kemasan, mesin penepung biji kopi dan bibit tanaman kopi robusta untuk pengembangan.

Selain penghasilan yang lebih tinggi, peningkatan produksi juga dipastikan akan menyerap lebih banyak penggarap hingga membuka lapangan kerja bagi warga di sekitar di Desa Tanjungsari dan  Desa Antajaya yang bekerja sebagai petani kopi. Begitu juga dengan di Desa Buana Jaya.

Adapun jenis kopi yang berkembang didominasi oleh jenis kopi robusta dan arabika yang tersentra di Kecamatan Tanjungsari, Sukamakmur, Cisarua, Megamendung, Pamijahan, dan Cigombong. (Maya)