Uni Papua Kerja Sama dengan Sekolah Calvin, Bentuk Karakter Siswa

Uni Papua Kerja Sama dengan Sekolah Calvin, Bentuk Karakter Siswa

Koordinator Sekolah Kristen Calvin Jakarta, Ivan Kristiono (kiri) bersama Pendiri dan CEO Uni Papua Harry Widjaja setelah penandatanganan kerja sama Program Pembentukan Karakter Siswa, di Jakarta, Sabtu (8/12). [SHNet/Ist].

SHNet, Jakarta – Perkumpulan Sepakbola Uni Papua menandatangani kerja sama dengan Sekolah Kristen Calvin Jakarta untuk Program Pembentukan Karakter Siswa. Program tersebut mewujud dalam bentuk kegiatan ekstrakulikuler maupun kegiatan pembinaan anak-anak yang mempunyai minat, bakat, dan talenta di bidang sepakbola.

“Uni Papua merupakan organisasi sepakbola sosial Indonesia yang menggunakan sepakbola sebagai alat untuk berfokus pada pembentukan karakter,” kata Pendiri dan CEO, Harry Widjaja melalui keterangannya kepada media sesaat setelah penandatanganan kerja sama tersebut di Jakarta, Sabtu (8/12).

Harry menjelaskan, Uni Papua merupakan organisasi sepakbola sosial yang menggunakan sepakbola untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, persatuan Indonesia, dan perdamaian dengan kampanye “Football For Peace Indonesia”.

“Selain itu, Uni Papua juga menggunakan sepakbola untuk membentengi generasi muda dari masalah-masalah sosial,” katanya kepada media.

Ia menjelaskan, pada pertengahan tahun 2018, Uni Papua telah memberikan Coaching Clinic selama lima hari kepada sekitar 40 pendididik, yaitu guru-guru dan para kepala sekolah, Sekolah Kristen Calvin dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Tujuannya, untuk memperkenalkan metode dan materi pelatihan yang akan diberikan kepada siswa-siswi.

Kreatif dan Sesuai Minat
Penandatanganan kesepakatan kerja sama dilakukan oleh Uni Papua yang diwakili Harry Widjaja selaku Pendiri dan CEO, dan Koordinator Sekolah Kristen Calvin Jakarta, Ivan Kristiono. Penandatanganan berlangsung di Menara Calvin, Kompleks RMCI Kemayoran, Jakarta Pusat. Menurut Harry, kedua pihak menyepakati kerja sama selama dua tahun, yakni tahun 2019-2020.

Pendiri dan CEO Uni Papua, Harry Widjaja (kiri) bersama Koordinator Sekolah Kristen Calvin Jakarta, Ivan Kristiono, setelah penandatanganan kerja sama Program Pembentukan Karakter Siswa, di Jakarta, Sabtu (8/12). [SHNet/Ist].

Harry menginformasikan, Sekolah Kristen Calvin adalah salah satu sekolah swasta terbaik di Jakarta. Salah satu keunggulan sekolah ini menurutnya adalah dalam bidang Science dan Musik.

“Kami ingin memperlengkapi murid-murid Sekolah Kristen Calvin dengan pendidikan dan pembentukan karakter yang lebih kreatif dan sesuai dengan minat mereka. Salah satunya dengan menggunakan kegiatan sepakbola yang dimiliki Uni Papua,” kata Ivan.

“Uni Papua secara konsisten memiliki komitmen untuk bekerja sama dengan berbagai pihak yang ingin membina generasi muda Indonesia untuk membentuk karakter mereka,” kata Harry.

Menurutnya, nilai-nilai hidup dan karakter yang baik adalah modal besar bagi anak-anak untuk mencapai cita-cita mereka. Melalui kerja sama ini, Uni Papua juga berharap akan muncul dari Sekolah Kristen Calvin Jakarta, anak-anak yang berminat melanjutkan studi di bidang sport science, sport manajemen, dan industri olahraga, khususnya sepakbola.”

Undang Perwakilan Laliga Spanyol
Uni Papua telah mempersiapkan program selama dua tahun yang akan dikerjakan bersama-sama dengan Sekolah Kristen Calvin Jakarta.

Menurut Harry setidaknya ada enam personel Uni Papua yang akan terlibat dan empat asisten pelatih dari cabang Uni Papua Indonesia.

“Kepala Pelatih Sepakbola Sosial Frans Paraibabo, Ahmad Maulana Sirath, Chandra Kuosasih, Germany Bationo, dan Pelatih Pengarah dari Uni Papua berlisensi AFC B, yaitu Albert Rudiana, nanti akan terlibat, serta coach educator Hirma Sjarif,“ kata Harry.

Uni Papua dan Sekolah Kristen Calvin Jakarta menyatakan dalam waktu dekat juga akan mengundang Perwakilan Laliga Spanyol dan Klub CD Numancia Spanyol untuk mulai menjajaki kerja sama.

“Salah satu Organisasi Pelatihan dari Amerika Serikat yang sudah menyatakan siap melakukan coaching di tahun 2019 adalah Coaches Across Continents,” kata Harry. (whm/sp)