Rayakan 100 Tahun Kemerdekaan, Polandia Manjakan Warga dan Turis

Rayakan 100 Tahun Kemerdekaan, Polandia Manjakan Warga dan Turis

GRATIS - Wawel Castle atau kastil bersejarah di yang berdiri di atas tanah seluas 8 hektar, sekitar 3 km dari pusat kota Krakow ini jadi buruan warga dan turis lantaran gratis tiket masuk di perayaan 100 tahun kemerdekaan Polandia. (SHNet/Nonnie Rering)

SHNet, KRAKOW – Sepanjang Minggu hingga Senin (11-12/11), warga Polandia benar-benar bergembira merayakan 100 tahun kemerdekaan mereka. Lantaran Hari Kemerdekaan yang jatuh pada 11 November ada di Minggu, pemerintah pun memberikan penambahan libur sehari pada Senin bagi seluruh warga Polandia sehingga mereka benar-benar bisa menikmati hari kemerdekaan yang ke-100 itu dengan lebih leluasa.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump pun mengirim ucapan selamatnya. “Polandia adalah sebuah negara yang luar biasa. Selamat untuk peringatan 100 tahun kemerdekaan mereka. Saya tak akan pernah bisa lupa saat-saat saya berada di sana,” kata Trump yang langsung disambut ucapan terima kasih dari para pemimpin Polandia.

Berbeda dengan peringatan 100 tahun kemerdekaan di ibukota negara, Warsawa, yang lebih banyak diwarnai parade anti-Eropa,  Di Ibukota, parade berlangsung begitu antusias, dipimpin kelompok sayap kanan diikuti beberapa pimpinan Polandia guna memperingati 100 tahun kemerdekaannya.

Presiden Polandia Andrzej Duda dan Perdana Menteri Mateusz Morawiecki pun ikut berpartisipasi dalam parade nasionalis itu. Warga merayakan 100 tahun kemerdekaan sejak Minggu hingga Senin dengan turun ke jalan-jalan utama dan bercengkrama menikmati kebersamaan di pusat kota.

Ada juga yang tak mau melewatkan kesempatan datang ke Wawel Castle. Pasalnya, pemerintah sengaja mengratiskan tiket masuk ke Royal Castle dan Lazienki Park di Warsawa, juga Wawel Castle yang begitu terkenal di kota Krakow di bagian selatan Polandia.

Wawel Castle atau Istana Wawel ini adalah kastil pertama yang jadi kediaman resmi bagi pemimpin pertama Polandia di masa lalu. Berabad-abad kastil ini ditempati para raja di Polandia hingga berakhir di abad ke-17 ketika pusat kepemimpinan dan kediaman resmi para pemimpin Polandia dipindahkan ke Warsawa.

Meski toko-toko dan pusat perbelanjaan tutup (kecuali restoran dan cafe) selama dua hari, Minggu-Senin (11-12/11), warga tetap ramai memadati centrum Krakow. (SHNet/Nonnie Rering)

Kastil ini menyimpan banyak sekali catatan sejarah terbentuknya Polandia dan menjadi landmark penting bagi negara paling murah di Eropa ini. Kini, kastil ini menjadi salah satu tempat wisata yang paling banyak dikunjungi oleh para turis. Jika di hari biasa tiket masuk kastil dengan panduan pilihan 4 bahasa (Inggris, Italia, Jerman, Spanyol).

Jika di hari biasa tiket masuk Wawel Castle adalah 90 Zloty (setara Rp. 360.000) per orang, dan pada weekend atau hari libur, menjadi 120 Zloty (setara Rp. 480.000), pada 11-12 November warga dan pendatang pun gratis masuk ke kastil mewah itu sebagai kado kemerdekaan Polandia ke-100 bagi setiap pengunjung.

Memang terlihat banyak turis berseliweran ingin masuk ke salah satu warisan cagar budaya dunia yang direkomendasikan UNESCO ini. Sejumlah turis asal Jerman, Italia dan Spanyol, terlihat begitu antusias dengan kebijakan dua hari gratis itu sehingga mereka hanya butuh panduan untuk mengitari kastil seluas 8 hektar bernuansa Roman, Gothic dan Renaissance ini.

“Saya pernah kesini dua tahun lalu, tapi tak masuk sampai ke dalam lantaran tiketnya kemahalan. Kesempatan seperti ini yang saya tunggu sehingga saya kembali,” kata Alissa Tuscani kepada SHNet, Senin (12/11) siang.

Turis Italia keturunan Polandia yang datang dengan rombongan kesenian untuk ikut memeriahkan perayaan 100 tahun kemerdekaan Polandia di alun-alun kota Krakow ini juga mengatakan kalau ia senang dengan Krakow karena warga di sini lebih ramah ketimbang di kota-kota lain di Polandia.  (Nonnie Rering)