Proklamasi Kemerdekaan PNG Belum Pasti Bulan Desember

Proklamasi Kemerdekaan PNG Belum Pasti Bulan Desember

Jakarta, 8 November 1974 – Menteri Luar Negeri merangkap Menteri Pertahanan Papua Nugini Maori Kiki ketika diminta pendapatnya mengenai perkembangan di Irian Jaya mengatakan “sangat baik”, Maori Kiki yang beberapa waktu lalu mengunjungi Irian Jaya bersama Menlu Adam Malik ketika menyerahkan Paramsya Purnakarya Nugraha kepada Kabupaten Jaya Pura, mengatakan hal tersebut selesai menemui Dirjenpol Deplu Didi Djayadiningrat di Deplu, Senayan, Kamis siang.

Maori Kiki yang tiba di Jakarta hari Selasa yang lalu, hari Rabu telah menemui Menhankam Panggabean dan hari Jum’att menemui Menteri Dalam Negeri Amir Machmud. “Saya menyampaikan salam”, kata Maori Kiki menjawab pertanyaan masalah apa yang dibicarakannya dengan Dirjen Politik Deplu tersebut dengan menambahkan bahwa ia hari Sabtu akan ke Hongkong setelah singgah lebih dulu di Singapura.

Sedang pihak Deplu mengatakan bahwa Menteri Papua Nugini itu sebenarnya hendak melanjutkan pembicaraan yang pernah dilakukannya dengan Menlu Adam Malik tetapi karena Adam Malik sedang berada di Roma untuk menghadiri Kongres Bahan Makanan Sedunia, Maori Kiki hanya dapatmenemui Didi Djayaningrat.

Menjawab pertanyaan Maori Kiki mengatakan sampai sekarang tidak ada masalah dalam kerjasama pengawasan perbatasan (joint border control) antara kedua negara.

Belum pasti bulan Desember
Ketika ditanya apakah proklamasi Papua Nugini jadi dilaksanakan bulan Desember dekat ini, Maori Kiki mengatakan belum pasti. Sebagian rakyat menghendaki proklamasi itu setelah selesai konstitusi.

Sedang konstitusi itu sekarang baru selesai 6 bab (chapter) dan 9 bab lagi masih harus diselesaikan, katanya.
Maori Kiki mengharapkan yang 9 bab itu dapat selesai bulan November ini. Ketika ditanya apakah proklamasi kemerdekaan itu mungkin baru dilakukan tahun depan, Maori Kiki tidak menjawab pasti, “terserah kepada keinginan rakyat”, katanya. (SH/KNI)