Masih Dibawah Umur, Bareskrim Tangkap Hacker di Sultra

Masih Dibawah Umur, Bareskrim Tangkap Hacker di Sultra

SHNet, JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Mabes  Polri tangkap empat pelaku defacing dan ilegal akses ke website resmi Pengadilan Negeri Unaaha Sulawesi Tenggara. Tiga dari empat pelaku diketahui masih dibawah umur, yaitu MSR alias G03NJ47 (14), JBKE alias Mr. 4l0ne (16) dan HEC alias DAKOCH4N (13) dan LYC alias Mr. I4m4 (19).

Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Mabes Polri, Kombes Rickynaldo Chairul menjelaskan keempat pelaku tersebut diketahui satu  grup Whatsapp dan Facebook bernama Blackhat (Official). Kemudian di dalam grup itu, para pelaku mendapatkan tutorial dari sejumlah pelatih untuk melakukan aktivitas peretasan.

“Keempat pelaku ini masuk di dalam grup yang di kuasai atau dikendalikan oleh salah satu orang tutor dan mereka dilatih di situ hingga mengetahui semuanya.Anak-anak ini tidak tahu bahwa mereka di tes dengan maksud tertentu, mereka diberi target apabila sudah berhasil membajak situs, mereka akan menguploadnya ke grup itu,” kata Ricky Naldo Chairul di Jakarta, Jumat (9/11/2018).

Menurut Rickynaldo, tim penyidik semula mengambil kesimpulan grup Blackhat (Official) itu ada kaitannya dengan radikalisme, karena tampilan web yang telah dibajak diganti dengan gambar kelompok radikal. Namun setelah diselidiki kesimpulan itu ternyata tidak benar, karena tidak hanya gambar radikalisme saja yang dijadikan tampilan web tetapi masih banyak gambar lainnya.

Website yang paling banyak dibidik oleh kelompok itu adalah situs pemerintah yang dinilai lemah dari sisi keamanan, sehingga mudah untuk dibajak sekaligus diganti tampilannya. Dia menjelaskan Kepolisian kini tengah melakukan patroli siber untuk menangkap pelaku lainnya, karena di dalam grup Whatsapp itu ada sebanyak 15 orang yang menjadi member dan baru tertangkap 4 orang.

“Kami masih melakukan patroli siber untuk mencari dan menangkap pelaku lainnya,” tambahnya.

Dia juga mengaku Kepolisian sampai saat ini masih mendalami tujuan para pelaku melakukan tindak pidana defacing dan ilegal akses terhadap sejumlah website pemerintah. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, para pelaku melakukan aksi tersebut hanya untuk tes kemampuan agar dapat naik level.

“Kami masih mencari tahu tujuan dari aktivitas hack mereka ini apa, kami masih telusuri itu,” jelasnya.

Bareskrim Mabes Polri, menurutnya, hanya dapat melakukan penahanan terhadap tersangka berinisial LYC yang sudah cukup umur. Sementara, 3 pelaku lain sudah dikembalikan kepada orang tuanya agar diawasi lebih ketat lagi.

“Kalau yang tiga pelaku ini masih dibawah umur. Jadi kami kembalikan kepada orang tuanya. Sementara yang sudah cukup umur, kami lakukan penahanan,” tegasnya.

Keempat pelaku itu ditangkap di lokasi yang berbeda. Pelaku MSR alias G03NJ47 di Cerebon Jawa Barat, JBKE alias 4l0ne ditangkap di Surabaya, HECalias DAKOCH4N di Jambi dan LYC alias Mr. I4m4 ditangkap di Kediri Jawa Timur. (maya han)