Kualitas Peserta Festival Karaoke BUMN, Korporasi dan Media Meningkat

Kualitas Peserta Festival Karaoke BUMN, Korporasi dan Media Meningkat

DISERAHKAN - Para pemenang Festival Karaoke BUMN Korporasi dan Media saat diserahkan hadiah pemenang oleh salah satu juri, Isa Raja (kanan) di salah satu cafe di kawasan Kemang, Senin (29/10) malam. (SHNet/Nonnie Rering)

SHNet, JAKARTA – Tuntas sudah ajang Festival Karaoke BUMN, Korporasi, dan Media pada Senin (29/10) malam. Ketua panitia Festival Karaoke Ajang Silaturahmi BUMN, Korporasi dan Media, M Soleh mengatakan, kualitas lomba pada tahun kedua ini meningkat dibandingkan tahun lalu.

“Peserta festival tahun ini lebih variatif. Kualitas peserta banyak yang bagus. Ada beberapa peningkatan dari segi kualitas peserta dari media dan koorporasi,” jelas M Soleh yang juga CEO Empat Mata Elang, panitia pelaksana festival karaoke di Jakarta, Senin (29/10). M Soleh pun berharap bisa menggelar acara lomba karaoke setiap tahunnya.

“Acara seperti ini bisa sebagai ajang silaturahmi dan mengembangkan bakat para  peserta yang terpendam,” ujar Soleh. Festival tersebut dibagi dalam dua kategori, yaitu media dan korporasi. Setelah melalui proses persaingan yang ketat gelar juara pertama untuk kategori media diraih Priskilla Puspadari Harati (Jak TV).

Posisi kedua direbut Yanurisa Ananta (Media Indonesia). Dan, peringkat ketiga diraih Al Sobry (HAI Online). Pada kategori korporasi, predikat juara pertama direbut Inggit Rachmiyanti (BNI). Posisi kedua diraih Salamat  Jhonny  H Situmorang (PT TK Industrial Indonesia). Sedangkan Joshua Boy (AIA Financial) harus puas menempati urutan ketiga.

Juara pada masing-masing kategori mendapatkan hadiah Rp 5 juta (juara 1), Rp 2,5 juta (juara kedua), dan Rp 1,5 juta (juara ketiga). Sejumlah musisi Tanah Air, Isa Raja, Rani Klees, Maxi King of Soul dan Hariyanto Boejl adalah juri yang menyeleksi para peserta.

Mereka menjadi juri untuk melakukan seleksi terhadap peserta Festival Karaoke BUMN, Korporasi dan Media yang digelar oleh Empat Mata Elang. Dari babak penyisihan, sebanyak total 50 peserta yang mendaftar diseleksi masuk babak final sebanyak 10 orang.

Donny Winardi, salah satu peserta dari salah satu media online saat beraksi di atas panggung Festival Karaoke BUMN 2018. (SHNet/Nonnie Rering)

Sepuluh orang tersebut terdiri atas lima wartawan dan lima korporasi/BUMN. Mereka bertarung memperebutkan juara satu, dua dan tiga untuk masing-masing kategori media dan korporasi/BUMN. Babak final festival karaoke itu digelar di Space Dimsum Festival, Kemang, Jakarta Selatan, Senin malam.

“Festival Karaoke BUMN, Korporasi dan Media merupakan ajang bagus untuk silaturahmi bagi wartawan dan karyawan korporasi/BUMN,” ujar Head of External Communication BNI,  Selly Adriatika di Jakarta, Senin (29/10).

Sementara itu, Isa Raja, Rani Klees, Maxi King of Soul dan Hariyanto Boejl berpendapat Festival Karaoke BUMN, Korporasi dan Media adalah ajang berbagi ilmu tentang olah vokal dan musik bersama  pekerja media dan karyawan/karyawati korporasi serta BUMN.

“Ajang lomba karaoke antara BUMN, Korporasi dan Media menjadi wadah silaturahmi. Musik menjadi neutral ground bagi insan  media dan korporasi. Apakah mereka akan menjadi vokalis sebagai pekerjaan utama atau hanya sekadar hobi kembali ke mereka sendiri,” tutur Isa Raja di sela acara.

Isa Raja, peserta X Factor, merupakan penyanyi yang gemar mengoleksi anting di bagian kanan dan kirinya. Dia juga selalu memasang aksesoris seperti gelang dan cincin di tubuhnya. Kabarnya, ada 16 anting mampir di telinganya. Dalam kesempatan itu, Hariyanto Boejl, penyanyi balada Tanah Air, mengatakan, saat bernyanyi, seorang vokalis harus bisa menyampaikan pesan lagu tersebut.

Sedangkan hal teknis bernyanyi di atas panggung diungkapkan penyanyi legendaris Maxi King of Soul. “Seorang penyanyi harus berkomunikasi dengan penonton dan bisa menghargai teman musisi yang turut mengiringi,” ujar Maxi King of Soul. Menurut lady rocker Tanah Air, Ranie Klees, ia bangga atas kemampuan para peserta Festival Karaoke BUMN, Korporasi dan Media. “Banyak sekali bakat musik yang dimiliki para jurnalis dan karyawan karyawati korporasi,” ujar Ranie.  (Nonnie Rering)