Indonesia Memiliki 15 Geopark Nasional

Indonesia Memiliki 15 Geopark Nasional

Geopark Pongkor Bogor ditetapkan menjadi geopark nasional. (Ist)

SHNet, Bogor– Sebanyak delapan situs alam, Jumat (30/11) ditetapkan sebagai geopark nasional. Hal ini ditandai dengan pemberian sertifikat sebagai geopark nasional yang dihadiri oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Taman bumi yang kini berstatus geopark nasional adalah Geopark Pongkor di Bogor, Geopark Karangsambung-Karangbolong di Kebumen (Jawa Tengah), Geopark Meratus (Kalimantan Selatan), Geopark Silokek di Sijunjung (Sumatera Barat), Geopark Sawahlunto (Sumatera Barat), Geopark Ngaraisianok-Maninjau (Sumatera Barat), Geopark Natuna (Kepulauan Riau), dan Geopark Banyuwangi (Jawa Timur).

Di Geopark Pongkor, Museum Tambang Antam, Kabupaten Bogor, Menteri Pariwisata Arief Yahya menyaksikan penyerahan sertifikat pengakuan Status Geopark Nasional kepada 8 pemerintah daerah tempat taman bumi itu berada.

Arief Yahya menyampaikan harapannya kepada para pemimpin daerah agar menindaklanjuti penetapan taman bumi di wilayahnya sebagai geopark nasional dengan berinvestasi untuk mengelola serta mengembangkannya.

“Harapannya, geopark ini mensejahterakan masyarakat dan semakin melestarikan alam,” ujarnya.

Bupati Bogor, Nurhayanti dalam sambutannya mengatakan, khusus mengenai Geopark Pongkor yang menjadi pusat perhatian saat ini, mencakup 15 Kecamatan yaitu Kecamatan Nanggung, Cigudeg, Tenjo, Tenjolaya, Leuwiliang, Leuwisadeng, Ciampea, Ciseeng, Jasinga, Pamijahan, Parung, Rumpin, Sukajaya,  Tamansari, dan Cibungbulang.

Dia juga ingin pengakuan Geopark Pongkor-Bogor sebagai geopark nasional menjadi titik awal bagi pemerintah daerah untuk mengembangkan wilayah Barat yang terdiri atas 18 kecamatan.

Geopark Pongkor luasnya sekitar 132.493 hektare terdiri atas Geosite Pongkor, Leuwiliang, Tenjolaya dan Parung. Bentang alamnya mencakup pegunungan, perbukitan, lembah hingga dataran.

Di antara geopark nasional yang ada di Indonesia, beberapa sudah mendapat pengakuan dari organisasi pendidikan ilmu pengetahuan dan budaya Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO Global Geopark), termasuk Geopark Gunung Batur, Gunung Sewu, Ciletuh dan Gunung Rinjani.

Geopark Ciletuh Palabuhanratu di Kabupaten Sukabumi menjadi objek wisata baru terpopuler pada Ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) Kementerian Pariwisata.

Alhamdulillah Geopark Ciletuh Palabuhanratu yang belum lama ini ditetapkan UNESCO menjadi geopark dunia bisa menduduki peringkat ketiga pada API sebagai objek wisata baru terpopuler,” kata Bupati Sukabumi Marwan Hamami.

Menurut dia, penghargaan yang diberikan Kementerian Pariwisata itu merupakan kebanggaan dan juga motivasi untuk terus menggenjot keberadaan objek wisata yang ada di Kabupaten Sukabumi baik dari segi sarana dan prasarana maupun promosi.

“Infrastruktur lanjutan kami persiapkan pada 2019 yang akan berdampak bagi wirausaha baru dan masyarakat harus siap menghadapi kondisi semakin majunya dunia pariwisata,” katanya. (Stevani Elisabeth)