Dilarang Simpan Buku-Buku Marxisme-Leninisme

Dilarang Simpan Buku-Buku Marxisme-Leninisme

Jakarta, 3 November 1966 – Tim Pelaksana Pengawas ajaran Komunisme, Marxisme/Leninisme DKI Jaya telah melarang untuk memiliki, menyimpan, buku-buku, majalah dan sebagainya yang isinya bertujuan mengembangkan paham Komunisme/Marxisme/Leninisme dalam segala bentuk dan manifestasinya.

Ketua Tim Pelaksana dan Pengawas Muda Wira Jaksa Thamsir Rachman SH dalam instruksinya menyatakan bahwa dalam 30 hari dimulai tanggal 2 November instruksi ini harus dilaksanakan dan barang siapa yang tidak melaksanakannya akan diambil tindakan tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Instruksi ini ditujukan kepada penduduk yang berada dalam daerah Hukum Pepelrada Jaya, percetakan, toko-toko, pedagang buku dan Perpustakaan, lembaga, pendidikan, Universitas, Fakultas, kementerian, dan kantor yang memiliki/menyimpan buku, majalah, karangan, naskah, film, piringan hitam/tape, dll yang isinya bertujuan mengembangkan, menyebarkan paham Komunisme/Marxisme-Leninisme dalam segala bentuk dan manifestasinya.

Kemana harus diserahkan
Penduduk yang berada dalam daerah Hukum Pepelrada jaya diharuskan menyerahkannya kepada Kantor Angkatan Kepolisian pada Resort masing-masing melalui RT, RW, Lurah dan Camat setempat.

Penerbit percetakan, Toko-Toko, PEdagan buku dan Perpustakaan menyerahkannyakepada Asisten V Komdak VII Jaya.
Dan Lembaga, pendidikan, Universitas/Fakultas, Kementerian dan kantor supaya membuat daftar buku, majalah, karangan tersebut yang dimilikinya dan menyimpannya pada tempat tertentu ditempatnya masing-masing, kemudian menyerahkan daftar tersebut kepda Sekretaris Tim Pelaksana/Pengawasan Kejaksaan Tinggi Jakarta, Jalan Gajah Mada No. 16 (Kamar 8).

Demikian instruksi Ketua Tim pelaksana/Pengawasan Muda Wira Jaksa Thamsir Rachman SH. (Ant)