Brobot, Desa Penghijauan Berbagai Macam Sayuran

Brobot, Desa Penghijauan Berbagai Macam Sayuran

SHNet, Purbalingga –  Brobot nama Desa ini yang letaknya 4 km di Utara kota Purbalingga,  dan menjadi batas antara Kecamatan Kota dan Kecamatan Bojongsari, Jawa Tengah. Desa Brobot ini menjadi gerbang pertama memasuki wilayah Bojongsari yang lebih dikenal secara nasional dengan adanya Owabong atau lebih dikenal lagi dengan sebutan Obyek wisata air Bojongsari yang baru saja ditetapkan sebagai obyek wisata buatan terbaik.

Tidak hanya itu, desa Brobot yang menjadi penghubung tiga Kabupaten yaitu Purwokerto, Purbalingga dan Pemalang. Dan desa Brobot ini dikenal dengan keberhasilannya pemberdayaan masyarakat untuk menopang ketahanan pangan lokal yang  membuat desa Brobot layak menjadi percontohan bagi desa lain di Indonesia. Desa Brobot berhasil membangun terhadap perkembangan zaman dengan mempertahankan karakter kehidupan masyarakat desa.

Desa Brobot dapat memperlihatkan keindahannya dengan melakukan penghijauan disetiap halaman warganya, walaupun sempit pekarangan rumah warga namun tetap digunakan untuk bercocok tanam yang menjadi utama kehidupan bagi warga desa Brobot ini. Untuk itu desa Brobot ini layak mendapatkan predikat desa teladan. Dengan caranya yang sangat sederhana, Brobot dapat merubah dan membangun ketahanan pangan lokal warganya.

Dengan menanam sayuran di halaman rumah, Desa Brobot menjadi dikenal dengan desa penghijauan. Memanfaatkan plastik serta kaleng-kaleng bekas sebagai pot, semua warga desa Brobot menanam aneka jenis sayuran di depan rumahnya yang sempit. Sedangkan warga yang memiliki halaman yang luas, menjadikan bagian depan atau samping rumahnya menjadi kebun sayuran  yang menyegarkan mata. Dengan begitu, dapur warga Desa Brobot tidak kekurangan, bahkan menjadikan inspiratif bagi desa lainnya.

Sangat menarik tentunya melihat rumah warga desa Brobot, pagi hari warga menuju halaman rumah mereka untuk memerik kangkung ataubtomat untuk dimasak. Bahkan jika ingin membuat sambalpun, warga desa ini cukup memerik cabai yang berserakan di halaman rumah setiap warga desa Brobot. Begitu juga bila ingin menikmati sup, maka kobos,kol serta sayuran lainnya tinggal dipilih.

Pergi ke desa Brobot,kita bagaikan tengah berwisata ke kebun sayuran yang banyak berserakan di pinggir jalan. Tidak hanya menarik untuk dilihat, namun keinginan untuk memetiknya juga akan muncul jika melihat bagaimana hidupnya halaman-halaman rumah tersebut menjadi hijau dengan beraneka tanaman sayuran. Namun demikian, warga yang menjadikan kebun sayur halamannya itu, hanya memprioritaskan dapurnya masing-masing dan belum ada arah untuk dijadikan lahan bisnis. (maya han)