BNN Tangkap Tiga Kaki Tangan Ibrahim Hongkong eks Partai Nasdem, ...

BNN Tangkap Tiga Kaki Tangan Ibrahim Hongkong eks Partai Nasdem, Di Aceh Timur

SHNet, Jakarta –  Badan Narkotika Nasional (BNN) tembak mati  Burhanudin (57) bandar narkoba jenis sabu di Gembong Pintu, Aceh besar pada Rabu (7/11/2018). Tersangka yang warga Palo Glumpang Baro, Pidie, Aceh, merupakan kaki tangan jaringan narkoba Ibrahim Hasan als Ibrahim Hongkong yang tidak lain adalah mantan anggota DPRD Langkat dari Fraksi Partai Nasdem.

Deputi Bidang  Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN), Irjen Pol Arman Depari menegaskan, tersangka Burhanudin ini sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO)  BNN sejak dua bulan lalu sejak ditangkapnya Ibrahim als Hongkong oleh tim dari BNN di Pangkalan Susu, Sumut.

” Burhanudin ini diketahui sebagai pemasok narkoba jenis sabu dan ekstasi kepada Ibrahim Hongkong. Saat ditangkap, tersangka berusaha melawan dan dalam perjalanan meninggal dunia,” tegas Arman melalui pesan singkatnya, Kamis (8/11/2018) .

Kini anggota BNN masih terus melakukan pengembangan, untuk mencari barang bukti milik Burhanudin yang disinyalir disinyalir disembunyikan di Aceh.

Kembali dikatakan oleh Arman Depari, tim gabungan BNN, Bea dan Cukai serta TNI AL kembali berhaail menangkap tiga tersangka lainnya yang juga dari kelompok Ibrahim Hongkong. Ketiga tersangka Fauzi, Nurdin dan Apali ditangkap, Kamis (8/11/2018) pagi, saat ketiganya bersembunyi di kebun dan rawa.

” Tiga tersangka yang kini masih berada di Aceh Timur ini,   bertugas membawa dan menyimpan narkoba milik alm Burhanudin. Ketiganya di tangkap di Dusun Tualang,peurlak, Aceh Timur,” papar Arman lagi.

Setelah melakukan pencarian oleh gabungan, tegas Arman lagi, akhirnya tim berhasil  menemukan setelah sempat
disembunyikan di hutan atau diseemak-semak yang  ditutupi daun – daun. Jumlah yang disita 2 karung berisi kl 38 kg sabu dan kl 15.000 ekstasi.

Kembali disampaikan Arman, menurut keterangan kedua tsk , Narkoba sabu dan ekstasi itu dibawa dari P.Pinang(penang), Malaysia, dengan menggunakan kapal penangkap ikan atas suruhan Alm Burhanuddin sebagai pemilik barang.

“Tim gabungan masih terus melakukan pengembanga, siapa yang telah mengirim sabu dan ekstaai dari Penang ke Indonesia melalui jalur laut ini. Dan terus memburu kaki tangan Ibrahim Hongkong yang diketahii masih berada di Aceh,” imbuhnya.

Diwartakan, Badan Narkotika Nasional (BNN) telah menangkap 13 orang tersangka penyelundup sabu dari kelompok Ibrahim Hongkong. Dari hasil penangkapan ke 13 tersangka itulah, akhirnya tim BNN berhasil menangkap Ibrahim Hongkong yang sudah masuk dalam.daftar pencarian orang saat itu. Saat menangkap Ibrahim, BNN jiga menyita 105 kg sabu dan ratusan butir ekstasi yang rencananya akan diedarkan di Makasar dan Surabaya serta Jakarta. (Maya)