Semua Pangkalan ABRI Dipelajari

Rapat Kerja Menhankam Dengan DPR

Semua Pangkalan ABRI Dipelajari

Untuk Disesuaikan Dengan Strategi Hankam

Jakarta, 3 Oktober 1974 – Setiap pangkalan ABRI harus disesuaikan dengan strategi Hankam sehingga semua pangkalan ABRI yang berada di tengah kota akan dipelajari untuk direhabilitasi atau dipindahkan ke luar kota. Demikian Menhankam/Pangab Jenderal M. Panggabean Kamis pagi dalam rapat keja dengan Komisi I DPR RI yang dipimpin oleh Imron Rosjidi SH.

Ditambahkan selanjutnya oleh Menhankam bahwa pelaksanaan tersebut diharapkan dapat dikerjakan dalam jangka waktu 1974-1978.

Konsultasi
Menjawab pertanyaan yang diajukan oleh Komisi I dikatakan bahwa setiap penentuan lokasi pangkalan ABRI yang baru dibangun tetapi diadakan konsultasi terlebih dahulu dengan unsur Muspida setempat.

Setelah ada kesesuaian mengenai letak, keadaan tempat dan keadaan lingkungan maka melalui Panglima TNI Daerah atau Kadapol setempat diajukan ke Departemen Hankam untuk dipertimbangkan penyelesaiannya.

Dalam hal ini Menhankam mengemukakan bahwa unsur pemerintah daerah tetap diikut sertakan dalam penentuan lokasi pangkalan ABRI.

Prasarana
Menjelaskan mengenai pengertian pangkalan ABRI, Jenderal Panggabean mengungkapkan bahwa apa yang dimaksud dengan pangkalan adalah suatu prasarana yang dibangun dan dipergunakan sebagai inti dari setiap kegiatan ABRI.

Untuk hal mana pangkalan itu sendiri terbagi dalam tiga jenis yaitu Pangkalan Satuan Tempur, Pangkalan Logistik dan Pangkalan Pandidikan dan Latihan.
Setiap pangkalan, demikian Menhankam harus memenuhi persyaratan tertentu sesuai dengan strategi Hankam.

Badan usaha
Menyinggung masalah badan usaha yang dibentuk oeh setiap Angkatan dengan tujuan untuk membantu kesejahteraan prajurit sesuai dengan pertanyaan Komisi I oleh Menhankam dikatakan bahwa sesuai dengan keputusan kini sedang diadakan usaha penertiban terhadap badan usaha tersebut.

Dikatakan selanjutnya bahwa sebagai langkah menuju kepada penertiban tersebut telah dikeluarkan larangan pembentukan bidang usaha baru. Disamping itu melalui penelitian sedang diadakan inventarisasi bidang usaha yang sudah ada untuk bisa dilakukan pengarahan, pengawasan serta bimbingan.
Untuk sekarang ini telah ditentukan bahwa hanya ada satu yayasan di tingkat Departemen Hankam yang terbagi-bagi sesuai dengan bidang usaha masing-masing disetiap angkatan dan polri.

Fasilitas dinas
Menyinggung penggunaan kendaraan serta perumahan dinas di lingkungan Departemen Hankam oleh Panggabean dikatakan bahwa pembakuan kendaraan sedang dilakukan sesuai dengan ketentuan yang diberikan pemerintah.

Hingga kini kendaraan bermotor dari merk Mercedez type 280 ke atas telah diserahkan kepada Sekneg. Sedang penggunaan kendaraan lainnya hanya dibenarkan satu buah bagi setiap anggota selebihnya dimasukkan ke dalam pool. Begitu pula halnya dengan penempatan rumah dinas hanya dibenarkan menempati sebuah rumah.

Secara bertahap Departemen Hankam sedang berusaha membangun perumahan murah untuk anggotanya.
Beberapa masalah yang ditanyakan oleh Komisi I yang berhubungan dengan pertahanan dan keamanan dinyatakan tertutup untuk umum sehingga para pengunjung dipersilahkan meninggalkan ruangan. (Sinar Harapan)