Raja Dan Ratu Asyik Di Museum

Raja Dan Ratu Asyik Di Museum

Jakarta, 22 Oktober 1974 – Ratu Fabiola nampak relax sekali ketika berada di museum pusat, hari Selasa pagi. Diantara benda kuno sang ratu seperti berada di dunianya. Tiada hentinya ia bertanya tentang keramik kuno yang berjajar di depannya.

Tahun berapa, dimana ditemukan, untuk apa benda itu dipakai, demikian pertanyaan sang Ratu dan semua itu harus dijawab oleh Adjie Damais yang menggunakan bahasa Perancis dengan fasih.

Ratu yang pada hari sebelumnya nampak selalu bergandengan dengan Raja Boudewijn, di museum nampak terpisah sama sekali sang ratu nampak sibuk dengan barang antik yang ada dibalik kaca etalase museum sehingga membuatnya terpukau sementara raja, memperhatikan beberapa isi museum disudut lainnya walaupun udara di tempat barang kuno itu agak panas sehingga Ratu Fabiola tak hentinya memainkan kipasnya tetapi ia selalu tertawa riang dan penuh semangat mendengarkan jawaban atas pertanyaannya.

Sementara itu para petugas sebentar-sebentar melihat jam karena waktu yang telah ditentukan sudah hampir selesai dan rombongan harus berangkat ke Bogor.

Raja dan ratu yang selalu tepat pada waktu harus berlambat beberapa saat sama halnya ketika mengunjungi monumen nasional, diorama yang menggambarkan perjuangan kemerdekaan rakyat Indonesia menarik perhatian raja dan ratu sehingga mereka meninggalkan Monas terlambat dari waktu yang ditentukan.

Dari museum pusat raja dan ratu menuju ke Istana Bogor beserta rombongan dan diterima oleh Ny. Tien Soeharto untuk kemudian melihat Istana Bogor dan makan siang. Kedatangan raja dan ratu di Istana Bogor ternyata terlambat dari waktu yang ditentukan. (SH)