Pulau Sumba Diguncang Gempa

SHNet, Jakarta-Pulau Sumba di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diguncang  beberapa kali gempa yang cukup besar mencapai 6,3 SR pada Selasa (2/10). Akibat guncangan ini menyebabkan beberapa bangunan di Sumba mengalami retak. Namun, belum ada identifikasi lengkap dampak dari gempa itu. Guncangan gempa ini menyebabkan, masyarakat di Sumba berlarian ke tempat yang lebih aman.

Gempa ini juga menegaskan, kalau Indonesia berada di ring of fire, yang selalu mengalami gempa bumi. Sebab, semua rakyat Indonesia saat ini masih fokus untuk menangani gempa dan tsunami yang terjadi Donggala-Palu, Sulawesi Tengah.
“Iya, tadi ada beberapa kali gempa. Kita semua berlarian. Ada gedung yang terlihat retak. Kita khawatir,” kata Herlin, seorang warga di Sumba.

Berdasarkan data yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Selasa (2/10), gempa di Pulau Sumba terjadi sebanyak enam kali, yakni pada pukul 06:12:03 WIB terjadi gempa dengan magnitude 5,2. Pusat gempa berada di 66 kilometer Barat Daya Sumba Timur pada kedalaman 10 kilometer.

Kemudian gempa kedua terjadi pada pukul  06:27:06 WIB terjadi gempa dengan magnitude 5,2. Pusat gempa berada di 66 kilometer Barat Daya Sumba Timur pada kedalaman 10 kilometer.

Gempa ketiga terjadi pada pukul  06:59:42 WIB terjadi gempa dengan magnitude 5,3. Pusat gempa berada di 66 kilometer Barat Daya Sumba Timur pada kedalaman 10 kilometer.

Gempa keempat terjadi pada pukul  07:16:44 WIB terjadi gempa dengan magnitude 6,3. Pusat gempa berada di 66 kilometer Barat Daya Sumba Timur pada kedalaman 10 kilometer.

Gempa kelima terjadi pada pukul  11:49:31 WIB terjadi gempa dengan magnitude 5,9. Pusat gempa berada di 65 kilometer Barat Daya Sumba Timur pada kedalaman 10 kilometer.

Gempa keenam terjadi pada pukul  14:01:08 WIB terjadi gempa dengan magnitude 4,9. Pusat gempa berada di 70 kilometer Barat Daya Sumba Timur pada kedalaman 23 kilometer.

Gempa yang berpusat di Kabupaten Sumba Timur ini, juga langsung direspon cepat Pemda Sumba Timur, karena langsung mengeluarkan pengumuman kepada masyarakat.

Wakil Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali melalui pengumuman Nomor: Kesra.360/2.080/X/2018, menyampaikan kepada seluruh masyarakat di Sumba Timur agar waspada terhadap gempa susulan terutama, yang berada dalam bangunan yang retak dan masyarakat yang berdomisili di pesisir diimbau agar memperhatikan tanda-tanda permukaan air laut.

“Apabila terjadi gempa yang lebih besar dan air laut surut, maka segera berlari menjauh dari pantai atau tempat yang lebih tinggi,” tulisnya.(ady)