Kemenristekdikti-BPPT Kirim 360 Implan Tulang untuk Korban Gempa Palu dan Lombok

Kemenristekdikti-BPPT Kirim 360 Implan Tulang untuk Korban Gempa Palu dan Lombok

Kemenristek_BPPT kirim bantuan 360 implan tulang karya anak bangsa untuk korban gempa di Palu, Donggala dan Lombok. (Dok. Kemenristekdikti)

SHNet, Jakarta – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengirimkan bantuan 360 keping implan tulang buatan anak bangsa kepada korban bencana alam gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah dan juga Lombok, Nusa Tenggara Barat.

“Terima kasih atas dukungan dari BPPT bersama PT Zenith yang telah membantu untuk membangun kembali daerah dan juga penduduk yang terkena musibah bencana alam khususnya untuk alat-alat kesehatan yaitu implan tulang ini,” ujar Sekretaris Jenderal Ainun Na’im saat melakukan penyerahan implan tulang bersama BPPT dan PT Zenith di kantor Kemenristekdikti, Jakarta, kemarin.

Ia menambahkan, bantuan alat-alat kesehatan seperti ini sangat penting karena bantuan kemanusiaan sangat diperlukan agar para korban dapat sehat kembali sekaligus pengembangan alat-alat kesehatan sebagai teknologi terbarukan dalam bidang industri farmasi dan alat kesehatan yang dilakukan BPPT bersama PT Zenith.

“Saya bangga dan mengapresiasi inovasi BPPT bersama PT Zenith karena telah memproduksi implan tulang menggunakan 100 persen bahan baku lokal dan sama sekali tidak impor,” ucap Ainun.

Deputi Bidang Teknologi Informasi, Energi, dan Material (TIEM) BPPT, Eniya Listiyani Dewi mengatakan, produk implan tulang tipe 316L (SS 316L) hasil inovasi BPPT bersama PT Zenith yang diberi nama Zenmed+ ini menggunakan bahan material stainless steel dan memanfaatkan bahan baku utama besi nikel (ferro-nickel) lokal yang dalam segi kualitas tidak jauh berbeda dengan implan tulang yang ada saat ini.

“Kami memberikan implan tulang buatan anak bangsa ini untuk saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah bencana alam beberapa waktu lalu. Implan tulang ini bisa digunakan untuk para korban yang mengalami patah tulang. Sebelumnya kami juga sudah memberikan bantuan ini untuk Lombok dan sekarang akan kita berikan juga untuk Palu dan Donggala,” ujar Deputi TIEM Eniya.

Eniya juga berterima kasih atas kepercayaan Kemenristekdikti yang telah membantu dan mendorong inovasi anak bangsa dan industri lokal seperti PT Zenith untuk mengembangkan teknologi baru di bidang kesehatan yaitu implan tulang buatan anak bangsa. (Stevani Elisabeth)