Indonesia dan Malaysia Tengah Membahas Batas Negara di Bandung

Indonesia dan Malaysia Tengah Membahas Batas Negara di Bandung

 

SHNet, Bandung –  Bertempat di ruangan Amartapura Room di Hotel El Royale tengah dilakukan pertemuan antara dua negara yaitu Indonesia dan Malaysia. Pertemuan dan pembahasan yang tidak pernah kunjung selesai sejak  40  tahun lalu, yaitu membahas mengenai perbatasan antara Indonesia dan Malaysia yang kali ini dilakukan di Bandung.

Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Hadi Prabowo mengatakan,  saat ini masih ada sembilan segment alias batas wilayah yang harus diselesaiakan Indonesia terkait perbatasan dengan Malaysia.

“Di sektor Timur ada Lima, Barat ada empat. Sektor Timur itu ada antara provinsi Kalimantan Utara dengan Sabah yaitu ada di sungai Sinapat. Kalau Barat antara Provinsi Surawa dengan Kalimantan Barat,” kata Hadi kepada wartawan, Selasa (9/10/2018).

Menurutnya lagi, untuk itulah Indonesia dan Malaysia akan menggelar forum bilateral Joint Indonesia-Malaysia Committee (JIM) on Demarcation and Survey of International Boundary, pada 8-11 Oktober 2018 saat ini di Bandung.

Seperti diketahui, acara JIM ( Join Indonesia -Malaysia) digelar dalam rangka pelaksanaan survei dan penegasan batas bersama antar kedua negara. JIM yang digelar kali ini, merupakan persidangan JIM ke-42. Forum tersebut pertama kali dilangsungkan pada tahun 1974.

Dijelaskan kembali oleh Hadi Prabowo, masalah perbatasan memang cukup sulit diselesaikan lantaran melibatkan kedua negara. Tapi, ia menekankan bila tidak boleh ada pihak yang dirugikan dalam penyelesaian perbatasan Indonesia-Malaysia.

“Memang tidak mudah menetapkan masalah batas negara, karena ini masalah bilateral. Tapi kita fokus sekarang bagiamana kita menentukan titik-titik perbatasan dengan negara Malaysia itu bisa segera kita wujudkan,” ujarnya.

Kedua negara, sambungnya, pada forum JIM akan membahas dan menyepakati upaya pelaksanaan survei batas pemisah negara (demarkasi) dengan tujuan untuk mempertegas perbatasan darat. Terutama terhadap tiga provinsi yang berbatasan langsung dengan negara bagian Malaysia, yaitu Sabah dan Sarawak.

Kronologi digelarnya JIM didasari, upaya penyelesaian pembahasan kesepakatan tapal batas negara antara Indonesia-Malaysia.

Penetapan garis batas darat Indonesia dan Malaysia yang berada di Kalimantan merupakan warisan dari hasil kesepakatan batas di era kolonial antara Belanda dengan Inggris.

Saat ini, perbatasan darat Indonesia dengan Malaysia terbentang 2062 km. Terdapat tiga provinsi yang berbatasan langsung dengan dua negara bagian Malaysia yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Tiga provinsi tersebut berbatasan langsung dengan negara bagian Malaysia Sabah dan Sarawak.

Pada pelaksanaan JIM ke-42, delegasi Indonesia akan diketuai Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo didampingi sejumlah perwakilan dari kementerian/lembaga yang terkait diantaranya adalah Kemenko Polhukam, Direktur Topografi dari TNI Mabes ABRI.

Sedangkan delegasi Malaysia, akan diketuai Dato’ DR Tan Yeow Chong yang berasal dari Sekretaris Jenderal Ministry of Water, Land and Natural Resources. Delegasi Malaysia yang ikut dalam pelaksanaan JIM sekitar 25 orang. (Maya Han)