Dianggap Meresahkan Masyarakat, Prabowo dan Fadli Zon Dipolisikan

Dianggap Meresahkan Masyarakat, Prabowo dan Fadli Zon Dipolisikan

SHNet, Jakarta – Sejumlah advokat yang tergabung dalam Advokat Pengawal Konstitusi, Rabu (3/1/2018) malam mendatangi Bareskrim Mabes Polri,Gambir, Jakarta Pusat. Kedatangan para Advokat tersebut, tidak lain adalah untuk melaporkan calon presiden Prabowo Subianto dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon.

Keduanya, dinilai telah menyebarkan berita bohong atau hoaks atas tersebarnya foto Ratna Sarumpaet di medsos.

Anggota Advokat Pengawal Konstitusi, Saor Siagian menjelaskan,  pelaporan itu terkait dengan pernyataan keduanya soal penganiayaan terhadap aktivis yang juga juru kampanye pasangan Prabowo-Sandiaga Uno, Ratna Sarumpaet.

Kembali dijelaskan Saor, dimana siang tadi  Ratna mengaku bahwa pengakuannya soal penganiayaan adalah bohong.

“Kami sangat menyesalkan ada warga negara yang menurut saya punya jabatan di negara ini bahkan calon presiden,” ujar Saor di Kantor Bareskrim, Jakarta, Rabu.

“Keduanya malah menebarkan suatu hoaks, suatu fitnah dan tidak tanggung-tanggung bahkan yang disasar itu adalah kepala negara,” katanya lagi.

Selain membuat laporan, para advokat juga datang untuk mendorong polisi untuk melakukan proses hukum atas kasus penyebaran berita bohong tersebut.

Keduanya juga dinilai melanggar Pasal 28 Ayat 2, Pasal 14 ayat 1-2 dan Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP. (Maya Han)