Buku Ini Ungkap Kedekatan Hubungan Sukarno dengan Pelukis

Buku Ini Ungkap Kedekatan Hubungan Sukarno dengan Pelukis

Peluncuran Buku Sukarno's Favorite Painters, di Masterpiece Jakarta. (SHNet/stevani elisabeth)

 

SHNet, Jakarta– Presiden Pertama Indonesia Sukarno ternyata memiliki kedekatan hubungan dengan para seniman, termasuk para pelukis. Hal ini terungkap dalam buku yang berjudul Sukarno’s Favorite Painters yang ditulis oleh Miekke Susanto, anggota Tim Kuratorial Museum Istana Presiden Republik Indonesia.

Buku ini diterbitkan oleh MASTERPIECE yang merupakan salah satu perusahaan balai lelang di Indonesia. “Buku ini isinya mengungkapkan hubungan dekat Sukarno dengan para pelukis. Dunia seni menghiasi dan mengembangkan kehidupan Sukarno. Tanpa seni, Sukarno oleng,” ujar Miekke kepada wartawan, di Gedung Masterpiece, Jakarta, Jumat malam.

Dia menjelaskan, kegiatan-kegiatan Sukarno dengan seniman menghasilkan kesimpulan-kesimpulan yang menarik. Bahkan tak jarang sang proklamator ini mendengarkan masukan-masukan dari seniman.

“Pendirian lapangan terbang Kemayoran, itu merupakan salah satu masukan dari pelukis. Begitu juga saat Sukarno tampil di Kongres Amerika Serikat mengenakan baju berwarna putih, itu atas masukan dari pelukis Dullah,” kata Miekke.

Buku dengan 316 halaman ini menampilkan karya-karya 33 pelukis yang punya hubungan dekat dengan Sukarno. Mereka masuk dalam “kriteria” selera Sukarno. Semua dikisahkan dengan pendekatan historis dan estetis.

Berbagai kisah mulai dari perkenalan, jual beli, pemberian, pesanan khusus, kerja kreatif dan hubungan keluarga yang terjalin dalam kisah-kisah ini memperlihatkan bahwa Sukarno memiliki sifat kritis, terbuka dan siap menerima masukan atas berbagai hal.

Miekke menambahkan, dari selera, Sukarno punya tiga perspektif yakni sebagai pejuang, presiden dan pribadi. Sebagai pejuang, lukisan yang dikoleksinya terkait dengan perjuangan dan catatan perang.

Sebagai presiden, lukisan-lukisan koleksinya sebagai jendela untuk masuk wilayah private tamu negara seperti lukisan pemandangan alam, alam benda dan sebagainya. Selera pribadi, Sukarno memiliki koleksi lukisan perempuan. (Stevani Elisabeth)