Tiga Hal yang Pemerintah Lakukan untuk Lombok

Tiga Hal yang Pemerintah Lakukan untuk Lombok

Menteri Sosial Idrus Marham saat memberikan keterangan soal penanganan bencana di Lombok, Senin (20/8). (SHNet/stevani elisabeth)

SHNet, Jakarta- Menteri Sosial Idrus Marham mengatakan ada 3 hal yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia dalam penanganan bencana di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Ada 3 hal yang dilakukan pemerintah dalam penanganan bencana di Lombok yakni tanggap darurat, pemulihan dan rehabilitasi serta rekonstruksi rumah rakyat yang hancur dan rusak akibat gempa. Ini juga sudah dibahas dalam rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo,” ujar Idrus Marham, di Jakarta, Senin (20/8).

Mensos menambahkan, untuk rumah warga yang rusak berat, sedang dan ringan akibat gempa, pemerintah memberikan bantuan sebesar Rp 10 juta hingga Rp 50 juta.

Untuk tanggap darurat, sudah ada koordinasi antar kementerian lembaga dan masyarakat. Kementerian Sosial sendiri telah berkoordinasi dengan Bulog untuk bantuan makanan. Bulog sudah menyediakan 200 -300 ton beras.

Selain itu juga disiapkan 12.000 paket sembako senilai Rp 250.000-Rp 300.000 per paket untuk masyarakat Lombok yang mendirikan tenda di dekat rumah-rumah mereka.

Idrus mengatakan, pihaknya baru menerima surat dari dinas sosial provinsi yang menyebutkan ada 556 korban yang meninggal dunia akibat gempa di Lombok. Menurutnya, Kemensos akan memberikan santunan ahli waris sebesar Rp 15 juta per jiwa.

“Waktu saya ke sana, sudah diberikan santunan kepada 109 ahli waris. Bagi yang mengalami luka-luka, dengan persiapan tertentu telah disiapkan sebesar Rp 2,5 juta per jiwa,” ujarnya. Ia menambahkan, untuk penanganan bencana di Lombok, pemerintah Indonesia telah mengeluarkan dana sebesar Rp 16,5 milyar.

Dia mengatakan, gempa di Lombok meski merupakan bencana daerah, tetapi pemerintah sebagai satu kesatuan tetap memback-up semuanya. (Stevani Elisabeth)